Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga terdampak COVID-19 akhirnya cair dan mulai dibagikan di Kota Tangerang, Kamis 29 Juli 2021.
Salah seorang penerimanya adalah Nenek Sawiyah, warga Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Nenek yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin eceng gondok bersama anaknya ini merasa senang ketika mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu tersebut.
Pasalnya, penghasilannya sebagai pengrajin ecek gondok tidak menentu, apalagi saat pandemi sekarang ini, sehingga hanya mencukupi kebutuhan makan.
“Alhamdulillah, bantuan ini untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara di kelurahan Kunciran Jaya, BST dibagikan kepada 900 penerima sasaran. Bagi warga yang renta dan berusia lanjut BST akan dibagikan secara door to door, sementara yang sehat diambil di kantor pos setempat.
“Dilakukan secara door to door oleh petugas gabungan bersama kantor pos, jika penerima bst tidak dapat mendatangi pusat pembagian yang telah disiapkan, karena terkendala kondisi fisik yang telah berusia lanjut, serta sakit yang rentan menjadi media penularan di tengah keramaian,” ujar Mulyadi, Lurah Kunciran Jaya.
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews