Connect With Us

Tinjau PMI, Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Lakukan Donor Darah

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:42

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat mendonorkan darahnya di kantor PMI Kota Tangerang, Selasa 3 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyambangi kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang di Jalan Mayjen Sutoyo, Sukarasa, Kota Tangerang untuk meninjau ketersediaan dan proses donor darah yang dilakukan oleh masyarakat.

"Terima kasih sudah mau menyumbangkan darahnya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan," ujar Arief kepada salah satu pendonor di kantor PMI Kota Tangerang, Selasa 3 Agustus 2021.

Arief mengungkapkan, saat ini permintaan darah di berbagai rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta cukup tinggi sedangkan stok darah yang ada sangat terbatas, terlebih kebutuhan donor plasma konvalesen yang dibutuhkan untuk terapi tambahan penyembuhan pasien COVID-19.

"Jadi kami mengajak kepada penyintas COVID-19 agar mau menyumbang plasma darahnya, agar yang saat ini masih berjuang untuk sembuh bisa tertolong," ujarnya.

Arief mengapresiasi kinerja para penggiat kemanusiaan di PMI Kota Tangerang dalam membantu masyarakat di Kota Tangerang terkait urusan ketersediaan darah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat mendonorkan darahnya di kantor PMI Kota Tangerang, Selasa 3 Agustus 2021.

"Semoga dengan saling membantu, banyak masyarakat yang terselamatkan," ucapnya.

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus rutin melakukan donor darah. 

Menurutnya, dalam kegiatan donor darah ini pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan pengecekan suhu bagi para pendonor yang ingin mendonorkan darahnya.

Oman juga mengajak, bagi masyarakat yang pernah terpapar COVID-19, untuk terus membantu PMI dalam melakukan donor Plasma Konvalesen.

"Untuk plasma Konvalesen, dikhususkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh. Jarak donor plasma ini adalah 2 Minggu, setelah orang tersebut dinyatakan sembuh atau negatif virus corona. Jadi bagi masyarakat yang sudah sembuh, kami persilahkan untuk melakukan donor plasma Konvalesen," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

BANTEN
Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RUSD Banten.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill