Tangkapan layar pelaku saat di boncengi korban di Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin 9 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian sepeda motor berkedok membeli rumah menimpa seorang warga Gang Perintis, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
Modus pelaku yakni berpura-pura meminta korban mengantarkan ke rumah yang hendak dijual. Lantas pelaku meminjam sepeda motor dengan alasan menjemput bos, namun malah di bawa kabur.
Pencurian itu sempat terekam CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria paruh baya berjalan menuju warung milik korban, Azis Durahid, pada Minggu 8 Agustus 2021.
“Awalnya pelaku beli minuman di warung saya. Lalu menjanjikan saya bekerja sebagai sopir pribadi di tempatnya bekerja, karena memang kebetulan saya lagi butuh pekerjaan,” kata Azis, Senin 9 Agustus 2021.
Namun sebelumnya, pelaku meminta korban mengantarkan untuk mencari rumah yang dijual. Dengan berboncengan sepeda motor, korban mengantar pelaku ke sebuah rumah di daerah Bulak Wareng.
Pelaku meyakinkan korban dengan memastikan kecocokan harga rumah kepada si pemilik rumah. Kemudian menghubungi bosnya melalui sambungan telepon dan hendak melihat langsung rumahnya.
“Saya kasih sepeda motornya, alasan dia mau menjemput bosnya. Tapi ternyata tidak balik-balik,” ungkap Azis.
Korban mengaku sebelum berangkat ditepuk pundaknya dan setelah itu mengikuti apapun kemauan pelaku, termasuk menyerahkan kunci sepeda motornya. “Saya seperti dihipnotis setelah ditepuk,” ujarnya.
Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""