Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menegaskan penghapusan mural yang berisi dugaan pelecehan terhadap wajah mirip Presiden Joko Widodo harus disikapi secara bijak. Hal itu dikatakan Arief di depan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Sugeng Wibowo yang merupakan kader PDIP.
Meski begitu, Arief menyampaikan penghapusan mural-mural tersebut karena terdapat pelanggaran Perda nomor 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum. “Harus bijak dalam menanggapi polemik mural tersebut,” pesan Arief seraya mengajak komunitas mural untuk membuat mural berisikan pesan pembangunan negara dan menjaga keamanan Kota Tangerang.
Pernyataan tersebut diutarakan Arief usai memimpin upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di balaikota Tangerang, Selasa 17 Agustus 2021.
Tindakan penghapusan baik mural yang mirip Presiden Jokowi di Batuceper dan yang mengkritik pemerintah di Ciledug lebih kepada pelanggaran Perda.
“Saya minta masyarakat tidak terpancing dan tidak provokasi karena isi dari mural tersebut merupakan ekspresi dari pembuatnya,” terangnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""