Connect With Us

Ibu Hamil Ramai-ramai Divaksin di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:28

Tangkapan layar kegiatan vaksinasi massal dengan sasaran ibu hamil guna mencegah penyebaran COVID-19 di Puskesmas Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi massal dengan sasaran 3.157 ibu hamil, yang telah terdaftar di 38 pusat kesehatan masyarakat dan RSUD Kota Tangerang, Kamis 19 Agustus 2021.

Antusias yang tinggi membuat para ibu hamil datang langsung ke pusat vaksinasi, untuk mendaftarkan diri di tempat. Seperti yang terjadi di Puskesmas Cipadu, Kecamatan Larangan.

Salah seorang ibu hamil bernama Nuryati contohnya, yang mencoba datang langsung ke Puskesmas Cipadu ketika mengetahui adanya vaksinasi khusus untuk ibu hamil.

“Saya daftar langsung di tempat untuk dapet vaksin jenis sinovac, tadi langsung dilayani,” ujarnya.

Berbeda dengan nuryati, ibu hamil lainnya, Nuraini, sebelumnya telah mendaftarkan diri secara daring. Dia irinya ikut vaksinasi untuk melindungi diri dan buah hatinya, agar tetap sehat sepanjang pandemi COVID-19.

Sementara Kepala Puskesmas Cipadu Ani Ernawati harus menyiapkan beberapa termin vaksinasi untuk ibu hamil karena antisuas tinggi.

“Sebanyak 22 ibu hamil telah daftar secara daring. Namun ada yang datang untuk daftar di tempat. Kita tetap melayani sepanjang memenuhi persyaratan dan hasil screening dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Menurutnya, syarat ibu hamil yang mendapatkan vaksinasi ini yakni usia kehamilan telah masuk 13 sampai 33 minggu. “Sebelumnya mereka juga telah dilakukan screening secara ketat dan berbeda dengan warga biasa, begitupun dengan penanganan pasca vaksin,” ujar Ani.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill