Connect With Us

Waspada! Dua Ponsel Bocah di Periuk Tangerang Dirampas Pria Menawarkan Akun Gim

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:39

Tangkapan layar pelaku perampasan handphone (HP) dari tangan dua bocah terjadi di wilayah RW 1 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu 21 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Insiden perampasan handphone (HP) dari tangan dua bocah terjadi di wilayah RW 1 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Sabtu 21 Agustus 2021.

"Iya, kejadiannya tadi jam 13.00 Wib," ujar Rizki, saat dikonfirmasi.

Insiden tersebut terjadi saat diduga pelaku yang merupakan laki-laki mendatangi dua bocah yang sedang bermain ponsel.

Saat itu, diduga pelaku tersebut menawarkan akun gim kepada dua bocah. Lalu, kedua bocah  menginginkan tawaran tersebut.

"Terus dua bocahnya diajak ke rumah kontrakan oleh pelaku. Tetapi ketika sampai diperjalanan, ponsel dari kedua bocah ini diambil," jelasnya.

Pelaku yang beraksi dengan seorang diri ini terekam kamera CCTV. Warga sekitar pun meminta masyarakat untuk waspadai, atas insiden perampasan ponsel seperti itu.

"Saya harap warga untuk waspada terutama orang tua untuk berhati-hati dengan mengawasi anak-anaknya," pungkasnya.

BANTEN
Ratusan UMKM Binaan PLN UID Banten Naik Kelas Sepanjang 2025

Ratusan UMKM Binaan PLN UID Banten Naik Kelas Sepanjang 2025

Jumat, 2 Januari 2026 | 17:49

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten mencatat perkembangan signifikan pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Provinsi Banten sepanjang 2025

HIBURAN
Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59

Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.

KAB. TANGERANG
Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Jumat, 2 Januari 2026 | 17:52

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill