Connect With Us

Penerapan PPKM Dikeluhkan Para Pelaku Usaha, Omset Wortel Turun Drastis

Tim TangerangNews.com | Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:56

Sejumlah tumpukan wortel siap untuk di jual di satu unit mobil jenis pick up. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Dampak pendemi COVID-19 ditambah penerapan Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM), menghantam para pelaku usaha maupun sosial ekonomi masyarakat.

Aturan yang bertujuan mencegah penyebaran COVID-19 itu, banyak dikeluhkan. Terutama para pelaku usaha yang mengakibatkan turunnya omzet penjualan secara dratis. Salah satu usaha yang terimbas aturan PPKM ini adalah para pedagang sayur,  khususnya sayuran wortel.

Sejumlah tumpukan wortel siap untuk di jual.

Omset penjualan wortel yang berlangsung secara terus menerus di masa pandemi ini sejak diterapkannya kebijakan PPKM Darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level 3 hingga 31 Agustus mendatang, semakin memperparah bisnis di sektor tersebut.

Sejumlah tumpukan wortel siap untuk di jual di satu unit mobil jenis pick up.

“Sayur wortel ini diambil dari Medan, Sumatera Utara. Pengiriman dilakukan per minggu menggunakan mobil pickup sekitar 1 ton wortel. Untuk pendapatan hasil dari jual wortel ini sehari kurang lebih Rp3 juta itu penghasilan kotor,” ujar Basir ,21, salah satu pedagang wortel, Kamis 26 Agustus 2021. 

Sejumlah tumpukan wortel siap untuk di jual.

Basir mengatakan sejak adanya pandemi COVID-19  terjadi,  omzet penjualan anjlok. Kondisi ini makin diperparah ketika adanya kebijakan PPKM Darurat yang kemudian dilanjutkan dengan PPKM Level 3. 

Ia berharap kondisi pandemi Covid-19 ini cepat berakhir sehingga perekonomian masyarakat kembali normal.

“Harapan kami ke depannya para pelaku usaha meminta kebijakan untuk memperhatikan para pedagang dengan melonggarkan aturan yang tidak menyalahi aturan protokol kesehatan,” pungkas Basir.

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill