KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara sepeda motor tewas di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Transmart Cikokol, Kota Tangerang, Jumat 27 Agustus 2021.
Korban meninggal setelah terlibat kecelakaan dengan truk pada siang tadi. Diduga, korban tersenggol truk, lalu terlindas dan terseret.
"Iya, itu kecelakaannya tadi siang sekitar jam 14.00 Wib," ujar Adel, 32, pedagang di lokasi kejadian.
Adel menyebut, awalnya korban mengendarai sepeda motor dari arah Cikokol menuju Serpong.
Lalu, sesampainya di depan Transmart Cikokol, korban yang disebut melaju dengan cukup cepat ini tersenggol truk.
Menurutnya, setelah tersenggol, korban lalu terlindas dan terseret truk. Korban pun meninggal di lokasi kejadian, dengan tubuh terpisah mengenaskan.
"Jadi dia ngebut, terus kesenggol dan jatuh," katanya.
Kini jasad korban telah dievakuasi petugas. "Korbannya meninggal. Dan kurang jelas juga korbannya perempuan atau lelaki, karena badannya hancur gitu," ungkap Adel.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Dhanar Dhono Vernandie menuturkan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden kecelakaan maut ini.
"Masih diolah TKP," katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews