Connect With Us

Keluhan Pedagang Pisang di Ciledug. Penjualannya Anjlok Selama Pandemi

Tim TangerangNews.com | Jumat, 3 September 2021 | 10:50

Tampak pedagang membereskan buah pisang yang berada di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat, 3 September. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 yang sudah menyebar di Indonesia pada akhirnya membawa risiko yang sangat buruk bagi perekonomian Indonesia. Penyebaran COVID-19 ini sangat berdampak pada sejumlah pelaku usaha khususnya pedagang buah pisang yang ada di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Pedagang mengeluh semakin sulit mencari uang akibat pandemi. Mereka menduga pembeli takut datang ke pasar, karena khawatir terpapar COVID-19 sehingga terjadi penurunan.

Ali, 45, salah satu pedagang buah pisang di Pasar Lembang mengaku sudah berjualan kurang lebih enam tahun.  Penghasilan yang didapatkannya mengalami penurunan sangat drastis selama pandemi ini.

Sejumlah buah pisang yang berada di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat, 3 September.

“Sudah berbulan-bulan omset pendapatan saya semakin berkurang, sebelum adanya pandemi COVID-19 pendapatan mecapai Rp3 sampai Rp4 juta bahkan bisa tembus sampai Rp5 juta per harinya,” ungkapnya, Jumat, 3 September 2021.

Namun saat ini penghasilannya turun hingga 70 persen, atau hanya mendapat sekitar Rp1 juta saja per hari. Apalagi pembeli sekarang sudah jarang keluar rumah karena takut COVID-19.

Sejumlah buah pisang yang berada di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat, 3 September.

“Kalau stok distribusi buah pisang untuk saat ini masih tetap ada. Sementara itu harga buah pisang masih dalam harga normal, meskipun sepi pembeli selama pandemi ini,” tambahnya.

Diakui Ali, Pasar Lembang sebelum pandemi cenderung ramai pembeli, tidak seperti sekarang ini. Selama berjualan dia tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menerapkan sosial distancing, dan membawa handsanitizer guna memutus mata rantai COVID-19.

Sejumlah buah pisang yang berada di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat, 3 September.

“Saya berharap kondisi perekonomian khususnya di pasar Lembang ini cepat membaik, dan virus corona pun cepat berlalu,” katanya. (RAZ/RAD)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

SPORT
Media Kanada Sebut PSSI Sudah Tunjuk John Herdman Tangani Timnas Indonesia, Gajinya Rp670 Juta per Bulan

Media Kanada Sebut PSSI Sudah Tunjuk John Herdman Tangani Timnas Indonesia, Gajinya Rp670 Juta per Bulan

Senin, 29 Desember 2025 | 07:11

Nama John Herdman dikabarkan semakin dekat untuk menempati kursi pelatih kepala Timnas Indonesia. Media Kanada, Waking The Red, melaporkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut telah mencapai kesepakatan dengan PSSI

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill