Begini Persiapan InJourney Airports Layani Arus Balik di 37 Bandara
Jumat, 4 April 2025 | 13:34
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
TANGERANGNEWS.com-Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Banten akan mengizinkan kampus menggelar uji coba perkuliahan tatap muka terbatas pada awal semester ganjil, yakni 8 september 2021.
Ketentuan ini menyusul status Provinsi Banten yang telah memasuki zona kuning pandemi COVID-19 atau PPKM Level 3 seiring menurunnya angka kasus penularan.
“Atas pertimbangan tersebut, APTISI memberi lampu hijau seluruh kampus di Banten untuk menggelar uji coba perkuliahan tatap muka secara terbatas,” kata Abas Sunarya, Ketua APTISI Provinsi Banten, Jumat 3 September 2021.
Sejumlah skenario yang menjadi acuan telah disiapkan, dimana satu kelas hanya boleh di isi maksimal 20 persen dari kapasitas baik teori maupun praktikum. Areal kampus juga dilengkapi dengan sarana prasarana protokol kesehatan COVID-19.
“Tapi hanya dosen dan mahasiswa yang sudah tervaksinasi COVID-19 minimal satu dosis yang diperbolehkan mengikuti uji coba,” jelas Abas.
Meski demikian, APTISI Provinsi Banten menghimbau kepada pimpinan kampus untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, sebelum lakukan uji coba kuliah tatap muka.
Wina, mahasiswi salah stau kampus di Tangerang menyambut baik uji coba kuliah tatap muka tersebut. “Karena sudah satu tahun kuliah secara daring, kurang efektif,” ungkapnya. (RAZ/RAC)
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025. Bank ini dinilai berhasil membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.