Connect With Us

3.200 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang Ikuti Propesa & Masta

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 September 2021 | 20:57

Kegiatan Propesa & Masta dalam program pengenalan studi, almamater, dan masa taaruf (propesa dan masta) tahun akademik 2021-2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.200 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang mengikuti program pengenalan studi, almamater, dan masa taaruf (propesa dan masta) tahun akademik 2021-2022. 

Kegiatan wajib bagi para mahasiswa baru itu berguna untuk membentuk insan yang beriman, bertaqwa, kepribadian mandiri, menguasai ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab sebagai masyarakat.

"Pada tahun akademik ini mahasiswa baru sebanyak 3.500, yang ikut propesa dan masta 3.200, dan sisanya ikut pada tahun yang akan datang. Masta itu masa ta'aruf atau propesa mengenalkan kegiatan kampus dan program studi. Ini menjadi kegiatan wajib dan membuka para putra putri untuk bergabung," kata Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Ahmad Amarrullah, Sabtu 4 September 2021.

Kegiatan tersebut ditujukkan untuk dididik. Sehingga kedepan mahasiswa akan tumbuh menjadi insan yang beriman, bertaqwa, mempunyai kepribadian yang mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan tanggung jawab sebagai masyarakat.

	Kegiatan Propesa & Masta dalam program pengenalan studi, almamater, dan masa taaruf (propesa dan masta) tahun akademik 2021-2022.

"Kegiatan ini bagaimana kita mengenalkan mereka cara belajar di perguruan tinggi. Ini sungguh berbeda karena ini pendidikan orang dewasa tidak sekedar mereka memahami," katanya.

Rektor menuturkan, pihaknya mendorong agar para mahasiswa baru ini mengikuti organisasi mahasiswa seperti BEM, IMM, dan lainnya sebagai pemanfaatan untuk pembembangan diri.

"Sehingga mampu menjadi orang yang siap ketika lulus punya pengalaman berkehidupan berkemasyarakat melalui organisasi itu," lanjutnya.

Rektor menambahkan, kegiatan tersebut juga mengajak mahasiswa agar berinteraksi sosial sehingga akademik tercapai dan kemampuan non akademik juga tercapai.

Disisi lain, pihaknya juga membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik itu orang tua terhadap pendidikan yang menjadi tanggung jawab bersama.

"Mudah-mudahan ditengah pandemi ini bisa ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Jika tidak ada biaya pun Universitas Muhammadiyah Tangerang membuka ruang untuk mereka yang semangat diupayakan dengan beasiswa bahkan tarifnya pun terjangkau, sampai lulus maka kembali kepada mahasiswa itu sendiri," pungkasnya.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

NASIONAL
Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan

Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35

PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).

KOTA TANGERANG
Baru Dipasok, Stok BBM Shell di Tangerang Kosong Lagi

Baru Dipasok, Stok BBM Shell di Tangerang Kosong Lagi

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:49

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di wilayah Kota Tangerang kembali tidak tersedia. Salah satunya di kawasan Cipondoh.

TANGSEL
Mediasi Gagal, Orang Tua Murid Keukeuh Lanjutkan Proses Hukum Guru di Tangsel

Mediasi Gagal, Orang Tua Murid Keukeuh Lanjutkan Proses Hukum Guru di Tangsel

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:39

Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill