Connect With Us

Lapas Kelas 1 Tangerang Over Kapasitas 400 %, Menkumham: Masalah Klasik

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 September 2021 | 14:06

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat jumpa pers di Lapas Kelas 1 Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan, penghuni Lapas Kelas 1 Tangerang yang terbakar kapasitasnya melebihi 400 persen. Persoalan over kapasitas ini disebut sebagai masalah klasik.

Menurutnya, total penghuni Lapas Kelas 1 Tangerang itu berjumlah 2.000 lebih. Bahkan, blok hunian C2 yang merupakan lokasi terbakar, juga kelebihan kapasitas hunian. Sampai-sampai petugas tak dapat membuka kunci sel sehingga menewaskan 41 napi.

"Lapas ini over kapasitas 400 persen. Penghuni ada 2.702 orang, yang terbakar ini blok C2," jelasnya dalam jumpa pers di Lapas Kelas 1 Tangerang siang ini, Rabu 8 September 2021.

Yasonna menganggap, persoalan kelebihan kapasitas di lapas ini merupakan masalah yang klasik. Adapun untuk mengatasi persoalan, yakni dengan melakukan pemberantasan penanganan narkotika. Sebab napi di Indonesia didominasi terjerat kasus narkoba.

"Permasalahan kita adalah pelanggaran tindak pidana narkoba. Maka, penanganan narkotika. Saya sudah lama mengajukan revisi UU narkotika. Ada persoalan di UU narkotika. Contoh pemakai, kita berharap pemakai direhab. Kalau semua masuk di lapas enggak muat," paparnya.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill