Connect With Us

Buntut Video Penangkapan Coki Pardede Tersebar, Kapolda Semprot Polres Metro Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 September 2021 | 11:34

Coki Pardede saat dihadirkan dalam konferensi pers. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Video rekaman penangkapan komika Coki Pardede terkait kasus sabu oleh Polres Metro Tangerang sempat tersebar dan ramai di sosial media.

Tersebarnya video tersebut menimbulkan beragam reaksi masyarakat. Ada yang mendukung Coki, namun banyak juga yang menghujat. Akibatnya tindakan petugas kepolisian yang merekam dan menyebar video itu pun dikritik sejumlah pihak.

Menyikapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengumpulkan Polres jajaran dalam virtual meeting. Dia menyoroti masalah video penangkapan Coki Pardede yang beredar viral di media sosial.

Fadil menilai video tersebut tidak sepatutnya dipertontonkan ke publik, apalagi ada ucapan-ucapan anggota yang dinilai merendahkan harkat dan martabat Coki Pardede.

"Video penangkapan itu tidak elok dipandang publik, apalagi dengan narasi-narasi, kalimat-kalimat yang merendahkan harkat dan martabat manusia," paparnya dalam virtual meeting seperti yang dilansir dari Detikcom, Kamis 9 September 2021.

Personel diminta menghormati hak azasi individu, meskipun status Coki Pardede sebagai tersangka "Siapapun dia, tetap memiliki hak sebagai individu yang wajib kita hormati dan kita hargai," katanya.

Selain itu, Fadil juga menilai anggota polisi bersenjata laras panjang dalam proses konferensi pers kasus Coki Pardede di Polres Metro Tangerang Kota terlalu berlebihan.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini meminta jajaran tidak perlu mengenakan laras panjang, kecuali kasus-kasus tertentu yang perlu pengamanan ekstra.

"Kalau bukan bandar (narkoba), bukan teroris, tidak perlu pakai laras panjang. Enggak usah lagi gagah-gagahan," kata Fadil Imran dalam video di akun Instagram @kapoldametrojaya.

Penggunaan senjata api larang panjang saat jumpa pers kasus biasa dianggap tidak diperlukan. "Acara-acara yang mempertontonkan kekerasan yang bisa ditiru, tidak usah pakai laras panjang, tidak manusiawi itu, ndak usah," tuturnya.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

TANGSEL
Idulfitri 2025, Wakil Wali Kota Tangsel Berpesan Tetap Jaga Kualitas Keimanan Usai Puasa

Idulfitri 2025, Wakil Wali Kota Tangsel Berpesan Tetap Jaga Kualitas Keimanan Usai Puasa

Senin, 31 Maret 2025 | 13:00

Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill