Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah cerita disampaikan keluarga korban selamat dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.
Para keluarga napi korban kebakaran memang mengunjungi krisis center lapas yang berlokasi di Jalan Veteran, Kota Tangerang. Mereka ingin mengecek, apakah nama keluarga mereka termasuk dalam 41 korban yang tewas.
Nuryati, 45, warga Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, bersama suaminya, langsung bergegas cepat setelah tahu insiden tersebut.
Dengan bermodal KTP anaknya, dia mendatangi Lapas Kelas 1 Tangerang karena ingin mencocokan data.
"Saya pertama tahu kalau Lapas kebakaran dari anak satu lagi. Jadi temannya itu pemadam kebakaran. Wah, ada adik saya di sana. Makanya saya langsung ke sini," kata Nuryati saat ditemui di Lapas Kelas 1 Tangerang, Kamis 9 September 2021.
Setelah dilakukan pengecekan, anak Nuryati diketahui selamat. Namun anaknya yang bernama Ujang Supriyatna, 26, alias Cipluk tidak ada dalam daftar 41 korban tewas. Saat ini, Cipluk masih dalam perawatan akibat luka bakar di lapas.
Adapun yang mengenaskan, cerita Cipluk kepada Nuryati. Dia menceritakan, bisa selamat setelah melihat pintu kamar terbuka dan menerobos kobaran api, hingga kakinya menginjak bara. Dia juga sempat menolong rekan-rekannya, tetapi gagal.
"Kan kamar anak saya yang kebakar, semuanya mati. Dia lompat dari pintu. Dia sempat nolongin temannya. Akhirnya temannya mati, hangus semua. Ya, Allah, sekarang cuma baju yang dipakai, semua terbakar," sambungnya.
Cipluk merupakan narapidana kasus narkoba. Dia divonis tujuh tahun. Lebaran tahun depan, dia dijadwalkan akan bebas.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews