Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Di lokasi tewasnya remaja di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang yang diduga karena luka tembak di kepalanya ditemukan senjata api jenis Glock-43.
Sepucuk senjata api jenis Glock-43 itu ditemukan petugas Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian pertama, Jumat 10 September 2021.
"Benar didapati laporan bahwa adanya kejadian bunuh diri dengan menggunakan senjata api jenis Glock-43," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Bonar Ricardo Pakpahan.
Seorang remaja itu ditemukan tewas terkapar bersimbah darah yang mengalir dari kepalanya pada pagi tadi.
Baca Juga :
"Adapun awal mulanya menurut keterangan saksi saat itu terbangun sekira jam 04.30 Wib setelah mendengar suara seperti benda jatuh," katanya.
Setelah mendengar suara diduga berasal dari tembakan senjata api jenis Glock-43, kata dia, saksi melihat korban dalam keadaan meninggal di dalam rumah.
"Lalu mengecek di sekitar lokasi melihat korban sudah tergeletak di lantai bersimbah darah dan terlihat pada kepala korban terdapat luka tembakan," ungkapnya.
Jasad korban pun dievakuasi, untuk kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Kabupaten Tangerang.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut kasus tersebut ditangani Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota," pungkasnya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews