Connect With Us

Lapas Tangerang yang Terbakar Belum Diasuransikan, Nilai Aset Rp 48 Miliar

Tim TangerangNews.com | Jumat, 10 September 2021 | 16:53

Tangkapan layar kebakaran hebat si Lapas Kelas 1 Tangerang yang berlokasi di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan mengatakan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten yang terbakar belum diasuransikan.

“Lapas Tangerang sayangnya itu belum diasuransikan,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat, 10 September 2021, dikutip dari Antara.

Encep menyatatakan kompleks Lapas Tangerang yang merupakan aset negara ini bernilai Rp48 miliar namun yang terbakar bernilai Rp1,5 miliar dengan peralatan mesin Rp75 juta.

Meski demikian, Encep mengaku masih akan meneliti dan mendalami kerugian negara yang disebabkan oleh terbakarnya Lapas Tangerang ini.

“Nanti akan dicek lagi, itu belum final. Kami sudah punya NUK, tahun perolehan, nilainya Rp1,5 miliar tapi ini sedang diteliti,” tegasnya.

Ia menegaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia begitu kebakaran melanda Lapas Kelas I Tangerang ini.

Tak hanya itu, ia mengaku mendapat arahan dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban untuk menyiapkan kebutuhan Lapas yakni berupa tanah kosong yang merupakan BMN untuk pembangunan Lapas.

“Kami juga arahan Dirjen untuk menyiapkan kebutuhan lapas, ternyata kami harus menyiapkan. Ada tanah kosong berupa BMN yang kami siapkan untuk pembangunan Lapas di Jabodetabek maupun di luar,” jelasnya.

Sebagai informasi, terjadi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang pada Rabu 8 September lalu sekitar pulul 01.45 WIB diduga akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill