Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di tengah pandemi COVID-19 dimulai di Kota Tangerang, Senin 13 September 2021.
Berdasarkan pantauan di SMPN 32 Kota Tangerang, para peserta didik yang telah tiba di sekolahnya ini disambut sejumlah guru untuk memastikan siswa menjalani protokol kesehatan COVID-19.
Para siswa pun mengantre dengan menjaga jarak dan sementara siswa lainnya tengah mencuci tangan di beberapa wastafel yang disediakan sekolah.
Selain itu, pengukuran suhu tubuh juga menjadi syarat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas disekolah tersebut.
Adapun setelah pengecekan tersebut, para peserta didik dapat dipersilakan masuk ke dalam kelas.

Berbeda dengan kelas kelas pada umumnya dimasa sebelum pandemi, pada pembelajaran tatap muka terbatas kali ini, penataan meja dan kursi ditempatkan dengan berjarak.
Kepala SMPN 32 Kota Tangerang Ema Suhainah mengatakan, pada pembukaan pembelajaran tatap muka terbatas dihari pertama terdapat 160 siswa dari kelas IX yang mengikuti pembelajaran tersebut.
"Kita membagi dari absen nomor 1 hingga 18, pembelajaran dilakukan dari jam 8 pagi sampai jam 11 siang, ada tiga pelajaran tanpa jeda atau tanpa istirahat," ujarnya.
Ema mengaku, untuk menggelar pembelajaran tatap muka di sekolahnya, dirinya tidak menemui kendala berarti. Pasalnya ia mengaku telah mepersiapkan segala sarana dan prasarana yang telah dibutuhkan sejak jauh-jauh hari.

"Pernah di Juli tahun lalu ada rencana hendak digelar tapi sayangnya tidak jadi terus ngga lama akhir 2020 pernah ada rencana (dibuka) kita sudah punya satgas COVID-19. Sarana yang diharuskan, kita sudah penuhi semua jadi ketika sekarang kita harus Offline kita sudah siap 100 persen dari kemarin marin," jelasnya.
Meski hampir 90 persen tenaga pendidik di sekolah telah divaksin, dirinya tidak menampik masih terdapat beberapa kekurangan yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi agar kedepan dapat lebih optimal baik dari segi keamanan dan kenyamanan.
"Mungkin ke depan kita akan kembali menambahkan disinfektan, hand sanitazer, sarana cuci tangan dan sabun disetiap ruangan dengan berikut cadangannya kita nantinya akan menganggarkan itu," tuturnya.
Camat Cipondoh Rizal Ridolloh menyebut, fasilitas sarana dan prasarana pendukung yang ada di SMPN 32 Kota Tangerang terbilang mumpuni.
"Untuk sarana dan prasarana sudah sangat bagus, juga kelasnya juga sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh yang melakukan monitoring," ucapnya.
Mantan Kabid Pemuda tersebut merinci, saat ini terdapat 6 sekolah di Kecamatan Cipondoh yang menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas, yang diantaranya 2 SMP negeri dan 4 SMP swasta.
"Kita lanjutkan melakukan monitoring dengan keliling, tapi hari ini kita semua berbagi tugas untuk melakukan monitoring untuk selanjutnya mungkin siang nanti kita melakukan evaluasi," pungkasnya.
TODAY TAGKebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews