Connect With Us

Aksi Tutup Portal di Gebang Raya Tangerang Munculkan Konflik Warga

Tim TangerangNews.com | Selasa, 14 September 2021 | 09:25

Sejumlah warga dari lingkungan RW 07 dan RW 09 berkumpul di sekitar portal yang terbuat dari besi. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Aksi tutup portal di lingkungan Perumahan Griya Sangiang Mas, Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, nyaris menyebabkan keributan antarwarga. Sejumlah warga dari lingkungan RW 07 dan RW 09 berkumpul di sekitar portal yang terbuat dari besi. Portal ini menutup akses utama warga perumahan.

Berdasarkan informasi warga setempat,  Senin 13 September 2021, masalah ini bermula dari ditetapkan lockdown atau pembatasan sementara di lingkungan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

“Dari pihak RW 07 dan RW 09 sepakat untuk menutup portal sementara,  bukan permanen, karena tingginya kasus penyebaran Covid-19, di mana waktu itu disepakati oleh kedua belah pihak untuk pembatasan sementara,” ungkap seorang warga melalui pesan tertulisnya kepada redaksi Tangerangnews.com.  

Namun seiring waktu berjalan, pelonggaran pembatasan dilakukan karena sudah mulai menurunnya Covid-19 dan warga RW 09 meminta untuk membuka portal agar akses ke jalur utama dapat dengan mudah dilalui.  

Sejumlah warga dari lingkungan RW 07 dan RW 09 berkumpul di sekitar portal yang terbuat dari besi.

Dijelaskan, persoalan kemudian muncul karena dari pihak RW 07 enggan membuka portal yang diyakini karena ujung portal di jalan utama dipakai untuk berjualan atau disewakan untuk berjualan. Tentunya warga RW 09 merasa dirugikan karena harus memutar untuk bisa ke jalur utama sejauh 2,5 kilometer. 

Untuk mengatasai masalah tersebut sempat digelar mediasi sebanyak dua kali, namun tidak menemukan titik terang.  Kemudian pada akhirnyapihak RW 09 mengajukan surat ke kecamatan dan kelurahan agar permasalahan ini cepat diselesaikan dan portal yang menutup akses jalan segera dibuka.

Ketika pihak RW 09 mendapatkan surat balasan dari pihak kecamatan dan kemudian dilakukan lagi mediasi, namun hingga sejauh ini tetap tidak ada titik terang. Persoalan ini akhirnya menjadi semakin memanas hingga ada aksi protes dari pihak RW 09 maupun RW 07. 

“Sampai saat ini belum ada titik terang, yang kami takutkan perkara ini berlangsung panjang tidak menemukan titik terang,” ujar seorang warga setempat tersebut.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Tol Serang–Panimbang Segera Rampung, Diprediksi Bangkitkan Kembali Wisata Anyer-Carita

Tol Serang–Panimbang Segera Rampung, Diprediksi Bangkitkan Kembali Wisata Anyer-Carita

Senin, 18 Mei 2026 | 13:35

Sektor pariwisata di pesisir barat Provinsi Banten, khususnya destinasi legendaris Pantai Anyer hingga Carita, diprediksi akan kembali bangkit.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill