Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi yang tutup usia pada Rabu 15 September 2021.
”Saya sangat kehilangan sekali. Beliau bagi saya adalah ulama sekaligus pejuang karena tidak sekadar keilmuan saja tapi juga aktif dalam pembangunan Kota Tangerang,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan, Jumat 17 September 2021.
Menurut Tengku, keaktifannya itu terlihat dari perhatian terhadap pembangunan yang ada di Kota Tangerang, kemudian ide, gagasan, serta nasihat dalam kegiatan raperda-raperda keumatan.
Terakhir, kata Tengku, dirinya berkomunikasi dengan KH Edi Junaedi Nawawi pada 30 November 2020, untuk meminta kesediaanya memimpin istiqosah PKS walau beliau dalam keadaan sakit tetap merespons dengan baik.
“Beliau terus memberikan perhatian bukan hanya ke Pemkot Tangerang tapi juga ke partai politik. Saya selalu meneteskan air mata setiap beliau berdoa dengan ketulusan dalam hati beliau,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Turidi Susanto juga mengaku sangat kehilangan KH Edi Junaedi, yang dianggap sebagai aset dan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang.
“Kami dari Fraksi Gerindra turut berbelasungkawa. Beliau ini kan aset Kota Tangerang sebenarnya, kami kehilangan sekali ulama besar ini,” katanya.
Di mata Turidi, Kiai Edi yang kharismatik juga sesekali lucu dan suka becanda ketika sedang menyampaikan dakwah-dakwahnya.
“Narasi-narasi dakwahnya pun menyejukan. Dan banyak guyon-guyon beliau yang mengena, mengajari kita untuk bersifat akhlakul karimah. Saya kira ini luar biasa,” tuturnya.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Seorang pemuda bernama Sudirman, 20, dilaporkan tenggelam di Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 11 Oktober 2026 malam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews