Connect With Us

Duka Mendalam DPRD Kota Tangerang atas Wafatnya KH Edi Junaedi Nawawi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 September 2021 | 13:07

Pimpinan pemerintah Kota Tangerang saat memanjatkan do'a kepada Almarhum Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi, Jumat 17 September 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi yang tutup usia pada Rabu 15 September 2021.

”Saya sangat kehilangan sekali. Beliau bagi saya adalah ulama sekaligus pejuang karena tidak sekadar keilmuan saja tapi juga aktif dalam pembangunan Kota Tangerang,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan, Jumat 17 September 2021.

Menurut Tengku, keaktifannya itu terlihat dari perhatian terhadap pembangunan yang ada di Kota Tangerang, kemudian ide, gagasan, serta nasihat dalam kegiatan raperda-raperda keumatan.

Terakhir, kata Tengku, dirinya berkomunikasi dengan KH Edi Junaedi Nawawi pada 30 November 2020, untuk meminta kesediaanya memimpin istiqosah PKS walau beliau dalam keadaan sakit tetap merespons dengan baik.

“Beliau terus memberikan perhatian bukan hanya ke Pemkot Tangerang tapi juga ke partai politik. Saya selalu meneteskan air mata setiap beliau berdoa dengan ketulusan dalam hati beliau,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Turidi Susanto juga mengaku sangat kehilangan KH Edi Junaedi, yang dianggap sebagai aset dan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang.

“Kami dari Fraksi Gerindra turut berbelasungkawa. Beliau ini kan aset Kota Tangerang sebenarnya, kami kehilangan sekali ulama besar ini,” katanya.

Di mata Turidi, Kiai Edi yang kharismatik  juga sesekali lucu dan suka becanda ketika sedang menyampaikan dakwah-dakwahnya.

“Narasi-narasi dakwahnya pun menyejukan. Dan banyak guyon-guyon beliau yang mengena, mengajari kita untuk bersifat akhlakul karimah. Saya kira ini luar biasa,” tuturnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill