Connect With Us

Pemkot Tangerang Diminta Belajar Pengelolaan Fasilitas Kesehatan ke Pemkab Cianjur

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 September 2021 | 14:19

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Anggraini Jatmika saat diwawancarai awak media. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang meminta Pemkot Tangerang belajar dalam pengelolaan fasilitas kesehatan dari daerah lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Anggraini Jatmika mengatakan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bisa dijadikan contoh sebagai salah satu daerah yang dianggap berhasil dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.

Menurutnya, di wilayah tersebut terdapat rumah sakit pelat merah yang berdiri megah, yakni RSUD Cimacan. Padahal, sebelumnya rumah sakit tersebut hanyalah puskesmas rawat inap.

“Awalnya puskesmas rawat inap kemudian statusnya naik ke rumah sakit Tipe D. Nah, saat kami kunjungan ke sana tahun 2021 ini, sekarang sudah bertransformasi menjadi rumah sakit daerah,” ujar Anggraini Jatmika, Jumat 17 September 2021.

Menurut Jatmika, dalam suatu kesempatan pihaknya pernah menyampaikan keberhasilan transformasi yang dilakukan RSUD Cimacan kepada Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

“Waktu hearing dengan dinkes itu kami sampaikan. Bu Dini (Plt Kepala Dinkes) coba lihat RSUD Cimacan, mereka berhasil melakukan transformasi dalam pengelolaan kesehatan. Saya bilang, coba belajarlah dari RSUD Cimacan dalam pengelolaan,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, keberhasilan pihak RSUD Cimacan tersebut tak lepas dari manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan. Mereka juga, kata Mika, mau berjuang keras meskipun pada saat itu keterbatasan anggaran.

“Jadi yang saya tahu, mereka itu jemput bola ke pusat (pemerintah pusat) hingga akhirnya bisa dapat anggaran dari pusat. Kalau lihat APBD-nya kan mereka (Kabupaten Cianjur) lebih kecil dari kita (Kota Tangerang). Nah, kenapa kita tidak bisa seperti mereka,” ungkapnya.

Ia berharap Dinkes Kota Tangerang ingin belajar dari RSUD Cimacan dalam hal bagaimana melakukan pengelolaan fasilitas kesehatan secara optimal. Utamanya keberhasilan mereka dalam manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan.

“Sekarang ini bagaimana goodwill-nya. Mau enggak mereka (Dinkes Kota Tangerang) jemput bola. Jangan karena sekali ditolak terus berdiam diri dan pasrah. Harus terus berjuang sampai berhasil dong. Ini kan untuk kepentingan masyarakat kita dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

TANGSEL
Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:03

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill