Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TANGERANGNEWS.com-Isak tangis histeris keluarga pecah, sambut kedatangan jenazah ustaz Arman alias Alex di rumah duka Jalan Naen Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang Banten, Minggu 19 September 2021 siang.
Pihak keluarga meminta pihak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku penembakan dan memberikan hukuman setimpal.
Usai jalani autopsi di RSUD Kabupaten Tangerang, jenazah ustaz Arman alias Alex tiba di rumah duka pada Minggu siang.
Isak tangis histeris istri korban serta kerabat pecah menyambut kedatangan jasad almarhum.
Keluarga tak percaya Alex meninggal dunia akibat di tembak orang tak dikenal. Seperti diketahui Alex ditembak usai salat Maghrib pada Sabtu 18 September 2021, malam.
Baca Juga :
Suasana haru mewarnai pemakaman jenazah ustaz Arman di makam keluarga yang berada di belakang rumah duka.
Bahkan, istri korban tidak mau meninggalkan makam suaminya hingga akhirnya dibujuk pihak keluarga.
Keponakan korban, Sumadi mengaku korban tidak memiliki musuh dan dimatanya, korban orang baik dan ketua majelis taklim Masjid Jami Nuril Yaqin.
Sumadi meminta polisi segera menangkap pelaku dan jatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Almarhum Arman alias Alex meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak dan kasus penembakan itu tengah di tangani Polda Metro Jaya.
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews