Connect With Us

49 Napi Tewas Terbakar, Eks Kalapas Tangerang Siap Tanggung Jawab

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 19 September 2021 | 16:54

Kalapas Klas 1 Tangerang Victor Teguh Prihartono. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Terkait peristiwa terbakar yang menyebabkan 49 narapidana tewas, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang nonaktif Victor Teguh Prihartono mengaku siap bertanggung jawab secara pidana.

"Saya siap jika harus bertanggung jawab secara pidana. Bagian dari risiko. Saya sadar betul konsekuensi ini,” katanya dalam keterangan pers, seperti yang dilansir dari Medcom, Minggu 19 September 2021.

Menurutnya, jabatan Kalapas merupakan pemimpin yang harus siap menerima konsekuanesi jika salah ataupun lalai.

“Sudah menjadi konsekuensi sejak awal, dan tanggung jawab yang harus dipikul pimpinan," kata Victor 

Saat ini Victor telah dinonaktifkan sebagai Kalapas. Sambil menunggu menunggu proses pembuktian oleh Kepolisian, dia ditempatkan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten di Serang.

Dia berharap proses pemeriksaan dan penyelidikan kasus kebakaran dilakukan Dirjen Pemasyarakatan dan Polda Metro Jaya dapat berjalan lancar.

"Ini satu bentuk pertanggungjawaban (dinonaktifkan), sampai nanti pembuktian. Masyarakat pasti menanti informasi yang benar," jelas Victor.

Victor menuturkan jika dirinya telah diperiksa oleh Polda Metro Jaya terkait kasus kebakaran itu. Selain dirinya terdapat enam pejabat di Lapas Tangerang lainnya yang ikut diperiksa.

Menurut Viktor saat ini kondisi Lapas Kelas I Tangerang itu sudah kembali normal pascakebakaran pada Rabu, 8 September 2021.  

"Kami percaya Tuhan melihat dan melindungi teman-teman warga binaan yang diberikan umur panjang. Saat ini keadaan Lapas aman terkendali tidak ada yang mengkhawatirkan," jelasnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill