Connect With Us

Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 21 September 2021 | 14:53

| Dibaca : 415

Sobrani Binsar, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang saat diwawancarai awak media di ruangannya, Selasa 21 September 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Jaksa secara resmi mencabut banding atas mantan Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara atas kasus penyelundupan Harley-Davidson dan Brompton.

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang mengaku telah mengkaji secara matang terkait pencabutan banding tersebut.

"Pertimbangan dicabutnya banding itu karena berdasarkan kajian matang terhadap perkara tersebut," ungkap Sobrani Binsar, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Selasa 21 September 2021. 

Surat akta pencabutan banding kasus penyelundupan Harley Davidson itu, sambung Banie, diserahkan jaksa pada 9 Agustus 2021 ke Pengadilan Tinggi Banten. 

Pertimbangan banding dicabut, lantaran jaksa menganggap vonis yang diberikan hakim Pengadilan Negeri Tangerang sudah sesuai dengan tuntutan.

Terlebih, terdakwa Ari Ashkara sudah membayar denda sebesar Rp300 juta yang diberikan oleh hakim dan putusan dinilai sudah sesuai. 

"Bahwa terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra telah membayar pidana denda Rp300 juta yang dibayarkan pada 14 September, sesuai dengan putusan hakim," terangnya. 

Selain itu, masih menurut Banie, pasal yang diputus oleh hakim dinilai sudah sesuai dengan pasal dalam dakwaan jaksa penuntut umum, yakni Pasal 102 huruf e UU No 17/2006 tentang Kepabeanan. 

"Hakim juga telah jatuhkan pidana badan selama satu tahun dengan masa percobaan 20 bulan, sehingga dalam pertimbangan hakim itu telah memenuhi rasa keadilan," imbuhnya. 

Dia mengaku dalam pertimbangan hakim, putusan tersebut juga bertujuan untuk mencegah tindak pidana serupa dilakukan dan menjadi pedoman bagi masyarakat. 

"Sehingga, jaksa memutuskan mencabut banding, karena pasal yang diputus hakim, masih dalam pasal dakwaan jaksa," tukasnya. 

Terkait adanya upaya banding sebelumnya, Banie menambahkan, hal itu dilakukan jaksa karena sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang memiliki ruang untuk mengajukan upaya hukum lanjutan.

BISNIS
Harga Minyak Goreng Mencekik, Diibaratkan Tikus Mati di Lumbung

Harga Minyak Goreng Mencekik, Diibaratkan Tikus Mati di Lumbung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:06

TANGERANGNEWS.com - Akademisi DR. Mukhaer Pakkana menilai, sehubungan makin meroketnya harga komoditas Crude Palm Oil (CPO

HIBURAN
500 Siswa se-Indonesia Ikut Kompetisi Virtual Sekolah Pahoa Tangerang

500 Siswa se-Indonesia Ikut Kompetisi Virtual Sekolah Pahoa Tangerang

Selasa, 23 November 2021 | 17:17

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak lebih dari 500 siswa se-Indonesia mengikuti Pahoa Fun Sport and Activities (PASS) 202, kompetisi secara daring yang digelar Sekolah Terpadu Pahoa, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Tiga Motor Raib dalam Semalam di Curug Tangerang

Tiga Motor Raib dalam Semalam di Curug Tangerang

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:34

TANGERANGNEWS.com-Warga di Kluster Kitri Bakti Residence, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibuat panik karena dalam waktu semalam, tiga unit motor raib digondol maling

TEKNO
Untuk Pecinta Game, Inilah 7 Rekomendasi Game Consoles Terbaik!

Untuk Pecinta Game, Inilah 7 Rekomendasi Game Consoles Terbaik!

Senin, 6 Desember 2021 | 20:23

TANGERANGNEWS.com-Ditengah maraknya mobile game dan game komputer, ternyata masih banyak yang betah dengan sajian game consoles. Tidak sedikit para pecinta game yang masih setia

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin