Connect With Us

Bengkel Las di Pasar Sipon Hangus Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 September 2021 | 19:26

Tangkapan layar asap hitam yang menggumpal di udara terkait bengkel las di kawasan Pasar Sipon, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, hangus dilahap si jago merah, Rabu 22 September 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS com-Bengkel las di kawasan Pasar Sipon, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, hangus dilahap si jago merah, Rabu 22 September 2021.

Dalam kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa, tetapi hanya kerugiaan materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Warga setempat, Puad Ardiansyah, 25, menjelaskan kebakaran terjadi sekira pukul 12.30 WIB, api semakin membesar pada pukul 13.00 WIB yang membuat warga dan pedagang yang tengah menjajakan barang dagangannya berhamburan.

"Sebelum pemadam datang itu warga sama pedagang coba memadamkan api dengan ember, pedagang lainnya juga coba selamatkan barang dagangan mereka. Soalnya bengkel yang kebakar itu pas di depan pasar," jelasnya.

Puad mengatakan bahwa kepanikan tersebut tidak dapat dihindari, lantaran kebakaran terjadi pada saat para pedagang dan warga tengah beraktivitas di sekitar Pasar Sipon.

"Korban jiwa belum tahu, tapi tadi petugas pemadam kebakaran sudah datang. Sekitar 2 sampai 3 mobil damkar datang memadamkan api," ujarnya.

Menurut Puad, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian secara materiil tetap ada. Dikarenakan bengkel yang terbakar tersebut pada bagian depannya dijadikan tempat usaha berupa foto copy.

"Ditambah posisinya juga berada di dekat kawasan Pasar Sipon, jadi api bisa jadi merembet ke kios pedagang,"ungkapnya.

Kepala Seksi Kedaruratan pada Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Hambali menambahkan kebakaran itu terjadi diduga karena korsleting arus pendek listrik.

"Yang terbakar bengkel las listrik, korban sampai saat ini nihil dan kerugian ditaksir mencapai Rp40 jutaan," pungkasnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill