Connect With Us

Lama Ditunggu, Perbaikan Jalan Taman Royal Tangerang Akhirnya Dikerjakan Pengembang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 September 2021 | 22:26

Perbaikan drainase dan jalan rusak di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Penantian panjang warga akhirnya terbayar lantaran mulai Rabu 22 September 2021, perbaikan drainase dan jalan rusak di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang sepanjang 120 meter dikerjakan pengembang.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengatakan, jalan rusak tersebut sudah banyak dikeluhkan warga bertahun-tahun dan sudah berkali-kali dilakukan pertemuan antara warga dengan pengembang maupun Pemerintah Kota Tangerang, bahkan Kejaksaan.

“Dan Alhamdulillah pada hari ini, perjuangan panjang saya dengan warga bisa terlaksana, mudah-mudahan pelaksanaan pembangunan drainase dan jalan ini bisa terwujud sampai selesai, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan warga sekitar,” tutur Turidi saat sidak di perumahan tersebut.

Turidi mengatakan, proses ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang sudah dilakukan. Adapun keterlambatan dari perbaikan jalan tersebut dikarenakan belum diserahterimakannya lahan fasos dan fasum kepada Pemkot Tangerang.

“Ya, setelah duduk bareng akhirnya ada solusi, pengembang mau melakukan kelanjutan perbaikan jalan dengan spesifikasi dan standarisasi dari PUPR. Tadi malam alat berat ini datang dan sekarang sudah dilakukan pengerukan drainase,” papar Turidi.

Perbaikan drainase dan jalan rusak di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Turidi juga menyebut akses jalan tersebut bukan hanya milik Royal tapi juga milik warga Kota Tangerang. Sebab, jalan ini merupakan jalur alternatif menuju Jalan KH Hasyim Ashari menuju Kali Sipon dan menuju jalur Tol Bandara Soekarno-Hatta.

“DPRD sudah mengupayakan bahwa ini terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat. Kalau ini terlaksana dengan baik, kami sebagai warga yang bertempat tinggal di sekitar, saya bersama RW disini mengucapkan terima kasih kepada pengembang yang mau membangun jalan yang di anggap jalanan paling jelek di Kota Tangerang. Semoga warga tidak ada lagi yang menanam pohon pisang dan mancing lele di tengah jalan sini. Saya bersama RW ikut senang jalan ini akhirnya dibangun,” katanya.

Ketua RW 01 Poris Plawad Utara Cipondoh, Muasan Laoren menambahkan, dirinya bersama warga sangat senang dan berterima kasih kepada pengembang dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto karena berkat perjuangan beliau semua bisa terealisasi.

“Alhamdulillah sudah terlaksana. Semoga ini bukan janji-janji lagi. Semoga semua berjalan baik. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Sementara perwakilan pengembang Perumahan Taman Royal Cipondoh Juara W Siahan manambahkan, pembangunan jalan sepanjang 120 meter dan lebar 10 meter dua ruas jalan dari Jalan KH Ashari sampai ke Kali Sipon sebenarnya merupakan tanggung jawab dari developer, sehingga belum diserahkan ke Pemkot Tangerang.

Adapun alasan prosesnya lama karena memang sempat terkendala keuangan di perusahaannya.

“Makanya baru saat ini pengembang bisa melaksanakannya. Tapi kami bertanggung jawab. Saat ini yang dikerjakan pekerjaan drainase bahu kanan dan kiri selebar 5 meter. Lalu pengecoran jalan sebagai bentuk tanggung jawab dari developer/pengembang,” katanya.

“Setelah selesai baru kami serahkan ke Dinas Perkim Kota Tangerang, baru menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” sambung Juara.

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill