BGN Tutup 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Gegara Tak Kantongi SLHS
Jumat, 11 September 2026 | 18:11
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara sebanyak 62 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang berada di Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin 27 September 2021 siang.
Dalam kecelakaan itu, seunit mobil pikap pengangkut galon air mineral terjun bebas ke parit dan sempat menabrak pipa PDAM hingga menyebabkan kebocoran.
Saksi mata, Sunandar mengatakan, pengendara tersebut baru akan keluar dari Perumahan Taman Pinang Indah menuju arah Pasar Bengkok.
"Dia melaju kencang dari arah dalam menuju pasar Bengkok," katanya saat dijumpai di lokasi.
Menurutnya, pengemudi pikap yang belum diketahui identitasnya ini hilang kendali. Dia menyebut sang sopir baru belajar mengendarai kendaraan roda empat.

"Dia bawa galon dari arah graha. Tadinya mau ngerem mungkin menginjak gas," jelasnya.
Sopir pickup yang mengendarai kendaraan sendiri ini sempat terjepit. Apalagi kondisi mobil terbalik saat terperosok.
"Kejepit tadi. Terus dibantu warga dan akhirnya bisa keluar, sekarang lagi dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.
Sementara itu, petugas dari SDA PUPR Kota Tangerang turut membantu memindahkan galon air mineral yang ada di parit. Pihak kepolisian pun sudah berada di lokasi.
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara sebanyak 62 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang berada di Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews