AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Provinsi Banten mendorong anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Tangerang terkait keterwakilan perempuan dalam setiap proses pengambilan kebijakan publik.
"Kami dari KPP Provinsi Banten hari ini melakukan konsolidasi KPPI di Kota Tangerang. Kami melakukan road show di delapan kota kabupaten dan hari ini hari ke enam, sekaligus pelantikan pengurus baru," ujar Ketua KPP Provinsi Banten Sri Hartati saat memberikan penguatan kapasitas KPPI dan KPP di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa, 28 September 2021.

Sri mengharapkan setelah dilantiknya KPPI dan KPP Kota Tangerang, mampu membawa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ramah perempuan.
Sebab, ketika tidak ramah, berarti tidak adanya kesejahteraan rakyat melalui keterwakilan perempuan.

"Kami berharap KPPI dan KPP Kota Tangerang mampu memperjuangkan apa yang dilakukan dan dilaksanakan KPP Banten," katanya.
Hingga saat ini keberpihakan terhadap perempuan belum berjalan maksimal. Untuk itu, diharapkan anggota wakil rakyat yang perempuan kedepan mampu merebut kebijakan yang ada agar juga mewakili suara perempuan.
"Pastinya anggota-anggota DPRD Kota Tangerang perempuan harus ada yang di badan anggaran untuk bagaimana membuka rancangan APBD ke APBD untuk bisa ramah ke perempuan," katanya.

Selain itu juga bagaimana semua SKPD di Kota Tangerang juga ramah terhadap perempuan.
"Artinya setiap sisi-sisi kepentingan rakyat pasti ada kepentingan perempuan yang dikhususkan dalam konteks kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews