Connect With Us

Polda Metro Targetkan 1,4 Juta Warga Kota Tangerang Ikut Vaksinasi Merdeka Aglomerasi

Tim TangerangNews.com | Kamis, 30 September 2021 | 09:08

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo. (@TangerangNews / Kabar Polri)

TANGERANGNEWS.com-Polda Metro Jaya menggelar Vaksinasi Merdeka Aglomerasi khusus untuk daerah penyangga Jakarta di Bekasi, Depok, dan Tangerang. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, ditargetkan 1,4 juta warga Kota Tangerang akan mengikuti program Vaksinasi Merdeka Aglomerasi. 

Hendro menyebutkan, di Kota Tangerang akan dibuka 104 gerai vaksinasi dengan target 1,4 juta orang. "Sampai saat ini sudah 1,2 juta orang ikut Vaksinasi Merdeka," kata Hendro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 29 September 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, program Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini adalah inovasi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, setelah sukses menyelenggarakan Vaksinasi Merdeka. "Inovasi lanjutan ini untuk percepat vaksinasi di daerah penyangga," ujar Yusri.

Yusri menerangkan, program Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini sudah digelar sejak 1 September 2021, dengan hasil rata-rata hingga hari ini 30-40 persen. Menurut data Polda Metro Jaya, program vaksinasi ini mencapai 56, 25 persen di Kabupaten Bekasi. Sedangkan di Kota Bekasi tercatat 63,66 persen. 

Adapun hasil tertinggi Vaksinasi Merdeka Aglomerasi di Kota Tangerang, yaitu 81,43 persen, diikuti Tangerang Selatan 69,02 persen. Sementara, hasil vaksinasi terendah di Kota Depok, yaitu 55,08 persen. 

 “Program diharapkan dapat memvaksinasi 70 persen warga aglomerasi. Ini upaya untuk membuat herd immunity di wilayah hukum Polda Metro Jaya," Yusri.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:19

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill