Connect With Us

TPS Liar Disegel KLHK, Pegawai Pemkot Tangerang Diperiksa Polisi

Tim TangerangNews.com | Rabu, 6 Oktober 2021 | 20:25

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang  diperiksa kepolisian terkait operasional tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kota Tangerang yang baru-baru ini disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebutkan bahwa ada pegawai di pemerintahannya yang diperiksa polisi dalam kasus TPS  liar di wilayahnya. "Pegawai kami juga sudah ada yang di-BAP (berita acara pemeriksaan), diperiksa, untuk mencari informasi," kata Arief kepada wartawan di Tangerang, Rabu 6 Oktober 2021.

Arief menegaskan, pihaknya mendukung apa pun hasil penyelidikan kepolisian terhadap pegawainya.

Namun lebih jauh terkait pemeriksaan salah satu staf di Pemkot Tangerang itu, Arief tidak menjelaskan lebih lanjut.

Arief mengatakan, pihaknya juga mendukung pemeriksaan yang saat ini juga dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas adanya TPS liar di kotanya. 

“Kami memang sudah koordinasi dengan KLHK, terus ada pihak kepolisian. Kami dukung hasilnya mudah-mudahan lebih terkendali," tuturnya. 

Selanjutnya Arief mengatakan lokasi yang tidak ditunjuk oleh Pemkot Tangerang sebagai TPS atau tempat pembuangan akhir (TPA) tidak boleh dioperasikan sebagai tempat pembuangan.

"Area yang tidak ditunjuk sebagai TPA, ya enggak boleh beroperasi. Artinya TPA di Kota Tangerang yang ada hanya milik Pemkot," tegas Arief.

Sebelumnya pada 23 September 2021, pihak KLHK menyegel enam TPS liar yang ada di Kota Tangerang. KLHK melarang masyarakat beraktivitas kembali di TPS tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill