Connect With Us

Pelanggan Kaget Tagihan Air Rp2,5 Juta, Ini Kata Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 7 Oktober 2021 | 13:03

Direktur Utama Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang Sumarya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Direktur Utama Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang Sumarya menanggapi terkait pelanggannya yang terkejut karena tagihan bulanan naik dari biasanya.

Menurutnya, pembayaran pelanggan yang pelayanannya dialihkan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang ke Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang mulai dilakukan mulai 1 Oktober 2021.

Sumarya menyebut, petugas Perumdam Tirta Benteng selalu melakukan pembacaan tagihan bulan secara door to door atau dari pintu ke pintu pelanggan.

"Ya karena itu ada peralihan tentunya dari pencatatan-pencatatan per meter yang mungkin tidak sesuai. Artinya menurut masyarakat penggunaan tidak segitu. Tapi kita lakukan pembacaan door to door," jelasnya saat ditemui di groundbreaking IPA di Sitanala, Kota Tangerang, Kamis 7 Oktober 2021.

Pengecekan dilakukan petugas ke rumah pelanggan untuk mengetahui secara langsung erksit tagihan. Adapun jika ada pelanggan yang merasa tagihannya tidak sesuai dengan penggunaan pelayanan air bersih bulanan, bisa dilakukan reduksi.

"Kita lihat kalau tim teknis turun ke lapangan meterannya memang betul, ternyata dia lagi bangun rumah atau sedang apa, kalau enggak ya kita reduksi. Kita juga enggak mau membebani masyarakat. Kita juga ada peraturan direktur ada pengurangan direduksi terhadap itu," jelasnya.

Seperti diketahui, warga Kota Tangerang terkejut ketika hendak membayar tagihan bulanan pelayanan air bersih PDAM yang mencapai Rp 2,5 juta. Padahal biasanya dia hanya membayar Rp150 ribu per bulan.

Hal itu dialami Muhamad Ridwan Yusuf, warga Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Ridwan memakai layanan air atas nama kakeknya, Emin Umar. Sebelumya, Emin tercatat sebagai pelanggan PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang.

“Lalu saya baru dapat surat pemberitahuan, kalau layanan air untuk pelanggan atas nama kakek saya dipindahkan dari PDAM Kabupaten ke PDAM Kota Tangerang,” jelasnya, Minggu 3 Oktober 2021.

Kemudian saat Ridwan hendak membayar tagihan air bulan September 2021 via Tokopedia, ia terkejut dengan jumlah tarif mencapai Rp2.553.125.

“Saya kaget kok tagihan PDAM bisa sampai segitu. Sebelumnya di PDAM Kabupaten Tangerang, per bulan cuma Rp150 ribuan. Dan akhirnya saya tidak jadi bayar karena tidak ada uangnya,” ujarnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TANGSEL
Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill