Connect With Us

Lanjutkan! Amarullah Dilantik Jadi Rektor UMT sampai 2025

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Oktober 2021 | 14:20

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah saat di wawancarai awak media di kampus UMT Pusat, Cikokol, Kota Tangerang, Senin 11 Oktober 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Amarullah kembali melanjutkan jabatannya sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Dia dilantik menjadi orang nomor satu UMT untuk masa jabatan 2021-2025 di kampus UMT Pusat, Cikokol, Kota Tangerang, Senin 11 Oktober 2021.

Amarullah pun bertekad terus berupaya memajukan kampus yang diisi 17 ribu mahasiswa tersebut. Dia juga mengaku akan kerja dengan maksimal.

"Tentu dalam pelantikan ini bagaimana kepercayaan yang diberikan persyarikatan Muhammadiyah bisa diwujudkan dengan kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja keras. Insya Allah dengan kerja yang dilakukan bisa dilakukan amanah," ujarnya selepas pelantikan.

Menurutnya, selama menjabat ia akan menciptakan lulusan mahasiswa yang berdaya saing sehingga siap untuk terjun dan dibutuhkan dunia industri. Ia juga mengaku akan menambah program studi S1 dan pascasarjana perkuliahan.

"Targetnya adalah bagaimana kita bisa menambah prodi yang sudah ada ini ada 32 prodi tentu akan bertambah. Untuk pascasarjana sekarang ada empat prodi akan bertambah setidaknya 13. Yang tentunya programnya itu menghasilkan lulusan yang siap diserap dunia industri. Saya kira masyarakat akan bisa menilai terus bisa diakui masyarakat dengan banyaknnya mahasiswa baru di masa pandemi," jelasnya.

	Pelantikan Ahmad Amarullah sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di kampus UMT Pusat, Cikokol, Kota Tangerang, Senin 11 Oktober 2021.

Selain itu, kata Rektor, pihaknya juga ke depan akan melakukan kerja sama-kerja sama dengan pihak eksternal untuk memajukan kampus.

"Kami akan menghasilkan income di luar SPP kuliah seperti hasil riset yang dikembangkan bisa menjadi komersial. Lalu, kami juga bekerja sama dengan developer. Terus kami kembangkan bisnis UMTQu," paparnya.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang turut hadir dalam acara pelantikan Rektor menyampaikan, saat ini sinergitas antara UMT dengan Pemkot Tangerang sangat baik. UMT juga disebut berperan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

"Ya kita lihat cukup baik sinerginya dalam melakukan upaya-upaya pembangunan Kota Tangerang khususnya dalam dunia pendidikan terkait mengantisipasi mengatasi masalah Covid-19 cukup baik di mana UMT ikut andil dengan bersosialisasi kepada masyarakat, melaksanakan vaksinasi, baik untuk mahasiswa maupun masyarakat," ucapnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten Syamsudin mengharapkan di bawah kepemimpinan Amarullah, UMT mampu menjadi yang terdepan. 

"UMT bukan milik Tangerang, tapi milik umat, milik Indonesia, milik kita semua. Maka UMT akan terus menjadi besar dan membesar. Maju bersama persyarikatan," pungkasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

NASIONAL
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Rabu, 29 April 2026 | 18:41

Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill