KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang siap mengantisipasi gelombang tiga pandemi Covid-19 dengan memiliki stok ratusan kantong darah konvalesen.
"Sudah ada stok kami 900 kantong darah konvalesen. Jadi kita mengantisipasi gelombang ketiga," ujar Oman Jumansyah, Ketua PMI Kota Tangerang saat ditemui di markasnya, Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021.
Seperti diketahui, plasma konvalesen merupakan salah satu metode pengobatan yang digunakan untuk menangani pasien corona.
Plasma konvalesen berasal dari donor darah penyintas Covid-19. Terapi plasma konvalesen dapat membantu meningkatkan peluang sembuh pasien Covid-19.
Dengan stok ratusan kantong plasma konvalesen yang saat ini mencukupi bila dibutuhkan, kata Oman, pelayanan donor darah plasma konvalesen diberhentikan sementara.
"Kami berhentikan sementara karena permintaannya sudah menurun dan kita sudah ada stok," katanya.
Oman menambahkan, jika stok konvalesen habis, PMI Kota Tangerang memiliki data penyintas Covid-19 yang akan siap mendonorkan darah konvalesennya.
"Kami juga punya data-data masyarakat by name by address yang bisa diambil plasma konvalesennya," ucapnya.
Meski siap mengantisipasi, Oman berharap tidak terjadi pelonjakan kasus Covid-19 atau gelombang tiga pandemi Covid-19. Dia ingin pandemi segera berakhir.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews