Connect With Us

Antisipasi Gelombang 3 Covid-19, PMI Kota Tangerang Punya 900 Darah Konvalesen

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:19

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah. (@TangerangNews / Dok. Humas PMI Kota Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang siap mengantisipasi gelombang tiga pandemi Covid-19 dengan memiliki stok ratusan kantong darah konvalesen.

"Sudah ada stok kami 900 kantong darah konvalesen. Jadi kita mengantisipasi gelombang ketiga," ujar Oman Jumansyah, Ketua PMI Kota Tangerang saat ditemui di markasnya, Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021.

Seperti diketahui, plasma konvalesen merupakan salah satu metode pengobatan yang digunakan untuk menangani pasien corona.

Plasma konvalesen berasal dari donor darah penyintas Covid-19. Terapi plasma konvalesen dapat membantu meningkatkan peluang sembuh pasien Covid-19.

Dengan stok ratusan kantong plasma konvalesen yang saat ini mencukupi bila dibutuhkan, kata Oman, pelayanan donor darah plasma konvalesen diberhentikan sementara.

"Kami berhentikan sementara karena permintaannya sudah menurun dan kita sudah ada stok," katanya.

Oman menambahkan, jika stok konvalesen habis, PMI Kota Tangerang memiliki data penyintas Covid-19 yang akan siap mendonorkan darah konvalesennya.

"Kami juga punya data-data masyarakat by name by address yang bisa diambil plasma konvalesennya," ucapnya.

Meski siap mengantisipasi, Oman berharap tidak terjadi pelonjakan kasus Covid-19 atau gelombang tiga pandemi Covid-19. Dia ingin pandemi segera berakhir.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill