Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya
Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:14
Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.
TANGERANGNEWS.com-Suami berinisial NS nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri lantaran depresi bertengkar dengan istrinya.
Dia ditemukan tewas gantung diri di rumah kawasan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Kamis 14 Oktober 2021 pagi.
"Iya diduga depresi. Sekarang sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," ujar Kanit Reskrim Polsek Karawaci Ipda Kurniawan.
Salah seorang tetangga korban, Euis menyatakan, sempat mendengar keributan di rumah tersebut.
"Sering ribut masalah keluarga. Itu masalah pribadi mereka," ungkapnya.
Menurutnya, pada dini hari ini keluarga tersebut sempat terdengar gaduh dan bertengkar.
Namun dirinya tidak menghiraukan percakapan tersebut.
"Aku bangun jam 2 (dini hari) dengar suara orang nangis dan ribut. Terus jam 3 sepi. Jam 4 kayaknya suaminya keluar lagi bungkusin sampah gitu udah gitu yang saya tahu," ujarnya.
Kata dia, korban merupakan warga baru yang belum lama tinggal di daerah tersebut.
"Korban baru 3 atau 4 bulan yang lalu di sini," ujarnya.
Dia mengaku di pagi harinya istri korban sempat meminta tolong.
"Jam setengah 7 dia datang minta tolong. Keadaanya masih tergantung," pungkasnya.
Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews