Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Para kader Persyarikatan Muhammadiyah se-Kota Tangerang menggelar silaturahmi akbar di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Oktober 2021 malam.
Silaturahmi akbar bertemakan 'Melalui Silaturahim Kita Kuatkan Kebersamaan' tersebut dihadiri para kader lintas generasi.
Mereka duduk bareng sambil membicarakan isu tentang Kota Tangerang dan berbagi pengalaman kepada kader muda.
"Silaturahim generasi Muhammadiyah ini adalah semua upaya konsolidasi dan menyemangati gerakan Muhammadiyah agar lebih membumi tidak sekadar di kampus dan organisasi saja, tapi bagaimana Muhammadiyah menjadi Rahmatan Lil Alamin," ujar Ahmad Amarullah, kader senior Persyarikatan Muhammadiyah Kota Tangerang, Jumat.
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) ini mendorong agar para kader bisa bergerak secara iklusif.
"Sehingga Kota Tangerang khususnya yang memang dihuni oleh berbagai agama dan multi etnis ini menjadi sebuah keluarga besar kita dalam mengembangkan Kota Tamgerang. Nah, di situlah pesan-pesan yang kita dorong kepada anak-anak muda Muhammadiyah sehingga mereka tidak bergerak hanya di dalam lingkungannya," katanya.
Diharapkan, kata dia, pertemuan akbar ini menjadi pemantik bagi para kader sebagai kader bangsa dan kader umat agar tentu peran konkretnya bisa dirasakan di tengah-tengah masyarakat Kota Tangerang.
Sejauh ini, lanjut dia, para kader Muhammadiyah telah bergerak di bidang sosial dengan membantu pemerintah salah satunya dalam penanganan banjir.
"Kita sering mengadakan aksi-aksi sosial termasuk bagaimana membantu pemerintah dalam hal penanggulangan banjir mungkin yang belum disentuh kita mengisi kekosongan-kekosongan itu, sehingga ada ketersebaran dan kemerataan di bidang sosial karena kader-kader kita memang sudah terkordinasi melalui aksi sosial di masa Covid-19 ini kita punya MCCC bahwa yang juga telah gelontorkan uang Rp100 juta untuk membantu yang mungkin jumlahnya kecil tetapi berarti," jelasnya.
Amarullah juga menyampaikan pesan politik bahwa diharapkan masyarakat Kota Tangerang bisa ikut berpartisipasi dalam melakukan pemilihan pada calon kepala daerah yang sesuai dengan kebutuhan.
"Sehingga mereka memilihnya itu atas dorongan rasionalitas, bukan tradisionalitas, bukan fanatik, bukan karena faktor agama, tapi hasil pemimpin yang dibutuhkan masyarakat yang multi kultural," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPetugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.
Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menempatkan Provinsi Banten pada skor 3,95, berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 3,50.
Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews