Connect With Us

Silaturahmi Akbar, Kader Persyarikatan Muhammadiyah Kota Tangerang Didorong Semakin Membumi

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:20

Para kader Persyarikatan Muhammadiyah se-Kota Tangerang menggelar silaturahmi akbar di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Oktober 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Para kader Persyarikatan Muhammadiyah se-Kota Tangerang menggelar silaturahmi akbar di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Oktober 2021 malam.

Silaturahmi akbar bertemakan 'Melalui Silaturahim Kita Kuatkan Kebersamaan' tersebut dihadiri para kader lintas generasi.

Mereka duduk bareng sambil membicarakan isu tentang Kota Tangerang dan berbagi pengalaman kepada kader muda.

"Silaturahim generasi Muhammadiyah ini adalah semua upaya konsolidasi dan menyemangati gerakan Muhammadiyah agar lebih membumi tidak sekadar di kampus dan organisasi saja, tapi bagaimana Muhammadiyah menjadi Rahmatan Lil Alamin," ujar Ahmad Amarullah, kader senior Persyarikatan Muhammadiyah Kota Tangerang, Jumat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) ini mendorong agar para kader bisa bergerak secara iklusif.

"Sehingga Kota Tangerang khususnya yang memang dihuni oleh berbagai agama dan multi etnis ini menjadi sebuah keluarga besar kita dalam mengembangkan Kota Tamgerang. Nah, di situlah pesan-pesan yang kita dorong kepada anak-anak muda Muhammadiyah sehingga mereka tidak bergerak hanya di dalam lingkungannya," katanya.

Diharapkan, kata dia, pertemuan akbar ini menjadi pemantik bagi para kader sebagai kader bangsa dan kader umat agar tentu peran konkretnya bisa dirasakan di tengah-tengah masyarakat Kota Tangerang.

Sejauh ini, lanjut dia, para kader Muhammadiyah telah bergerak di bidang sosial dengan membantu pemerintah salah satunya dalam penanganan banjir.

"Kita sering mengadakan aksi-aksi sosial termasuk bagaimana membantu pemerintah dalam hal penanggulangan banjir mungkin yang belum disentuh kita mengisi kekosongan-kekosongan itu, sehingga ada ketersebaran dan kemerataan di bidang sosial karena kader-kader kita memang sudah terkordinasi melalui aksi sosial di masa Covid-19 ini kita punya MCCC bahwa yang juga telah gelontorkan uang Rp100 juta untuk membantu yang mungkin jumlahnya kecil tetapi berarti," jelasnya.

Amarullah juga menyampaikan pesan politik bahwa diharapkan masyarakat Kota Tangerang bisa ikut berpartisipasi dalam melakukan pemilihan pada calon kepala daerah yang sesuai dengan kebutuhan.

"Sehingga mereka memilihnya itu atas dorongan rasionalitas, bukan tradisionalitas, bukan fanatik, bukan karena faktor agama, tapi hasil pemimpin yang dibutuhkan masyarakat yang multi kultural," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill