Connect With Us

Hujan Deras, Lokasi Rawan Banjir di Kota Tangerang Masih Aman

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Oktober 2021 | 18:38

Ilustrasi Hujan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras mengguyur kawasan Kota Tangerang sejak pagi sampai sore ini, Senin 18 Oktober 2021.

Lokasi rawan banjir di Kota Tangerang, yakni Kecamatan Periuk masih aman dari genangan maupun banjir.

"Alhamdulillah masih aman," ujar Syahrial, Kepala UPT BPBD Kecamatan Periuk saat dikonfirmasi.

Meski sore ini aman, kata dia, dirinya juga tidak mengetahui kondisi malam hari nanti, apakah akan terjadi genangan atau banjir, karena hujan yang masih mengguyur.

"Belum tahu kalau nanti malam. Tapi kami berharap tetap aman," katanya.

Syahrial menambahkan, pihaknya selalu siap siaga jika dalam menangani kawasan Kecamatan Periuk yang menjadi titik rawan banjir ini.

"Seperti biasa semua personel dan peralatan evakuasi siaga penuh," pungkasnya.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill