Connect With Us

Biaya Perpisahan Kepsek SDN Jurumudi Baru Tangerang Dibatalkan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 Oktober 2021 | 12:32

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang Helmiati. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengklarifikasi ramainya pungutan untuk biaya perpisahan kepala SDN Jurumudi Baru, Kecamatan Benda.

"Yang disampaikan orang tua sudah diklarifikasi komite bahwa benar ada pengumpulan dana untuk kepsek yang pensiun," ujar Helmiati, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang saat ditemui di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin 25 Oktober 2021.

Helmiati mengatakan, pungutan Rp20 ribu dari orang tua atau wali murid yang mampu dan bersedia untuk biaya kenang-kenangan kepala SDN Jurumudi Baru berinisial NH tersebut murni inisiasi dan kesepakatan orang tua atau wali murid.

	Surat Pernyataan Komite dan Koordinasi Kelas.

"Pengumpulan biaya itu atas inisiasi orang tua melalui musyawarah orang tua tanpa dihadiri kepsek maupun guru. Jadi, perlu digaris bawahi itu pengumpulannya bagi yang mampu dan bersedia untuk diberikan sebagai kenang-kenangan sebagai kepsek," katanya.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang pun mengintruksikan untuk membatalkan pengumpulan dana bagi kepsek yang sudah lama mengabdi dan akan pensiun pada 1 November 2021 tersebut.

Helmiati menyebut, pihak komite dan koordinasi kelas SDN Jurumudi Baru pun telah membuat surat pernyataan terkait pembatalan pengumpulan dana tersebut.

"Menanggapi hal itu, kami sudah mengintruksikan untuk membatalkan pengumpulan dana itu karena sekarang masa pandemi meskipun bahwa Rp20 ribu itu berharga. Surat pernyataan tanda tangan di atas materai juga sudah ada," jelasnya.

Surat Pernyataan Komite dan Koordinasi Kelas.

Sedangkan terkait pembayaran lembar kerja siswa (LKS) yang juga disebut harus bayar, kata Helmiati, tidak benar dan fitnah karena LKS diberikan secara gratis.

"Terkait buku LKS, kami menyampaikan tidak ada bayar LKS. LKS itu gratis. Sekarang kalau bisa buktiin kalau LKS itu bayar kita kasuskan," tuturnya.

Sebelumnya, media sosial diramaikan terkait permintaan seseorang yang bernama Ne** dari SDN Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang menyampaikan pungutan untuk biaya perpisahan kepala sekolah. 

Hal itu disampaikan akun @iya_latip kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang disertai dengan bukti screen shoot berupa chat pribadi Whatsapp. 

"Di SDN Jurumudi Baru Kecamatan Benda Kota Tangerang banyak pungli, Wali murid wajib bayar utk perpisahan kepsek Rp20 rb," tulis @iya_latip yang mention @tangerangnews sekaligus juga Menteri @nadiemmakarim,  Minggu 24 Oktober 2021. 

Akun itu juga menyebut, agar Wali Kota Tangerang memeriksa SDN tersebut karena tidak hanya tentang pungutan liar perpisahan kepala sekolah. Tetapi juga masih banyak lagi. "LKS bayar. Padahal gratis. Selalu ada celah utk minta duit," tulisnya yang juga memention @ombudsmanPh.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill