Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengklarifikasi ramainya pungutan untuk biaya perpisahan kepala SDN Jurumudi Baru, Kecamatan Benda.
"Yang disampaikan orang tua sudah diklarifikasi komite bahwa benar ada pengumpulan dana untuk kepsek yang pensiun," ujar Helmiati, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang saat ditemui di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin 25 Oktober 2021.
Helmiati mengatakan, pungutan Rp20 ribu dari orang tua atau wali murid yang mampu dan bersedia untuk biaya kenang-kenangan kepala SDN Jurumudi Baru berinisial NH tersebut murni inisiasi dan kesepakatan orang tua atau wali murid.

"Pengumpulan biaya itu atas inisiasi orang tua melalui musyawarah orang tua tanpa dihadiri kepsek maupun guru. Jadi, perlu digaris bawahi itu pengumpulannya bagi yang mampu dan bersedia untuk diberikan sebagai kenang-kenangan sebagai kepsek," katanya.
Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang pun mengintruksikan untuk membatalkan pengumpulan dana bagi kepsek yang sudah lama mengabdi dan akan pensiun pada 1 November 2021 tersebut.
Helmiati menyebut, pihak komite dan koordinasi kelas SDN Jurumudi Baru pun telah membuat surat pernyataan terkait pembatalan pengumpulan dana tersebut.
"Menanggapi hal itu, kami sudah mengintruksikan untuk membatalkan pengumpulan dana itu karena sekarang masa pandemi meskipun bahwa Rp20 ribu itu berharga. Surat pernyataan tanda tangan di atas materai juga sudah ada," jelasnya.

Sedangkan terkait pembayaran lembar kerja siswa (LKS) yang juga disebut harus bayar, kata Helmiati, tidak benar dan fitnah karena LKS diberikan secara gratis.
"Terkait buku LKS, kami menyampaikan tidak ada bayar LKS. LKS itu gratis. Sekarang kalau bisa buktiin kalau LKS itu bayar kita kasuskan," tuturnya.
Sebelumnya, media sosial diramaikan terkait permintaan seseorang yang bernama Ne** dari SDN Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang menyampaikan pungutan untuk biaya perpisahan kepala sekolah.
Hal itu disampaikan akun @iya_latip kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang disertai dengan bukti screen shoot berupa chat pribadi Whatsapp.
"Di SDN Jurumudi Baru Kecamatan Benda Kota Tangerang banyak pungli, Wali murid wajib bayar utk perpisahan kepsek Rp20 rb," tulis @iya_latip yang mention @tangerangnews sekaligus juga Menteri @nadiemmakarim, Minggu 24 Oktober 2021.
Akun itu juga menyebut, agar Wali Kota Tangerang memeriksa SDN tersebut karena tidak hanya tentang pungutan liar perpisahan kepala sekolah. Tetapi juga masih banyak lagi. "LKS bayar. Padahal gratis. Selalu ada celah utk minta duit," tulisnya yang juga memention @ombudsmanPh.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.
Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews