Connect With Us

Hewan Peliharaan di Taman Tematik Kota Tangerang Diperiksa Kesehatan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 November 2021 | 13:41

Dokter hewan saat menyuntikan vaksin kabies terhadap hewan kelinci. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Memperingati Hari Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November, tim dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan peliharaan di seluruh taman tematik.

Pemeriksaan ini sekaligus sebagai persiapan jelang dibukanya kembali taman kota dan fasilitas umum di Kota Tangerang dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pemeriksaan kesehatan hewan diawali dari aneka hewan unggas yang ada di Taman Burung Perak, Jalan M Yamin, Kecamatan Tangerang.

Di lokasi ini ditemukan satu ekor burung jenis pelatuk yang baru tiba dan membutuhkan perawatan pada matanya sehingga harus jalani karantina sebelum dilepas liarkan.

Sementara, kondisi kesehatan burung lainnya yakni jenis merpati, beo serta jalak masih dalam kondisi sehat dan produktif.

Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan kelinci yang dipelihara di Kupu-kupu dan kelinci (Kunci). Sebanyak 12 ekor kelinci di lokasi ini tengah terserang penyakit menular jenis kabies yang disebabkan parasit dan muncul saat musim penghujan, yang jika dibiarkan dapat menyebabkan kematian.

Tim dokter langsung memberikan penanganan medis dengan penyuntikan vaksin kabies dan meminta penjaga taman perhatikan kebersihan lingkungan, terlebih memasuki musim penghujan.

Kabid Pertamanan dan Dekorasi Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra mengatakan, kegiatan pemeriksaan hewan ini rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan terkini,.

“Sekaligus jelang pembukaan taman kota, taman tematik dan fasilitas umum untuk dikunjungi masyarakat, dengan kapasitas 25 persen dan penerapan protokol kesehatan COVID-19 ketat,” ujarnya, Jumat 5 November 2021.

Disbudpar juga telah menyiagakan dua petugas untuk memantau kondisi kesehatan hewan serta petugas khusus merawat tanaman.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill