Connect With Us

Warga Dengar Ledakan dari Kebakaran Rumah yang Tewaskan Empat Penghuni di Metland Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 November 2021 | 13:47

Satu unit rumah yang menewaskan empat orang penghuni bertempat di Kompleks Metland Puri Blok B 7 No 10, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa 9 November 2021 sekitar pukul 04.30 WIB, dengan kondisi pagar di pasang garis polisi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Saksi mata mengungkap terbakarnya rumah di Kompleks Metland Puri Blok B 7 No 10, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa 9 November 2021 sekitar pukul 04.30 WIB, yang menewaskan empat orang penghuni.

Salah satu saksi mata, Juan, 19, mengaku sempat mendengar ledakan dari dalam rumah, sebelum akhirnya membakar tempat tinggal tersebut. 

"Semua warga bangun karena ledakan-ledakan itu pertamanya," ungkapnya di lokasi, Selasa 9 November 2021.

Juan menceritakan, saat peristiwa itu terjadi, dirinya yang terbangun dari tidur mengetahui sudah dalam keadaan api yang besar. 

Ia melihat warga sekitar membagi tugas dengan membantu memadamkan api dan membereskan barang-barang yang mudah terbakar. 

"Tiba-tiba api udah gede terus tetangga panik semua. Warga semua, tetangga, sibuk ngurusin barang masing-masing, kondisi rumah udah kebakar gede banget. Asap sudah ngebul, tinggi, dan tetangga cuma bisa bantu pake ember segala macem segala cara yang kita punya," jelasnya.

Juan menjelaskan barang-barang yang terbakar hanya di dalam rumah. Namun, mobil dan sepeda motor yang berada di luar rumah ikut hancur karena tertimpa puing-puing. 

"Ledakan untungnya cuma yang di dalam rumah ya, sama kendaraan belum ada yang meledak, motor mobil. Cuma di dalam mungkin gas kulkas barang-barang elektronik yang berhubungan dengan listrik segala macem meledak," katanya. 

Juan menyebut akibat kebakaran itu satu keluarga yang berjumlah empat orang yang merupakan penghuni rumah tewas. 

Adapun identitas korban yakni, Johan, 31, Elvina, 35, Jason, 5, dan seorang wanita paruh baya yang belum diketahui identitasnya.

"Korban ada empat, kondisi enggak ada yang selamat," ucapnya. 

Juan menambahkan, keluarga itu dinilai baik di mata tetangga. Mereka mau terbuka dengan tetangga lainnya. 

"Orangnya sih baik-baik, sering senyum kepada kami. Itu aja sih yang saya tahu," tandasnya.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill