Connect With Us

Tuntutan Dipenuhi Manajemen, Ratusan Pekerja J&T Tangerang Semringah

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 November 2021 | 15:05

Para pekerja J&T semringah tuntutannya disepakati perusahaan J&T di Cikokol, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tuntutan para pekerja J&T Ekspress di Kota Tangerang terhadap manajemennya atas sejumlah permasalahan yang dianggap merugikan kini sudah dipenuhi manajemen.

Para pekerja yang juga merupakan anggota Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ini pun tampak semringah atas kesepakatan tuntutannya tersebut, Kamis 11 November 2021.

Sebelumnya, para pekerja J&T ini menggelar unjuk rasa selama dua hari untuk menyampaikan aspirasinya di depan kantor J&T Tangcity Mall, Kota Tangerang.

Para pekerja J&T semringah tuntutannya disepakati perusahaan J&T di Cikokol, Kota Tangerang.

 

"Alhamdulillah kita sudah sepakat dengan pihak perusahaan memang hanya kesalahpahaman antara perusahaan dan anggota. Salah komunikasi hingga terjadi hal hal seperti ini. Ternyata ketika kita bertemu pimpinan J&T dan kapolres ada beberapa kesepakatan yang akan dilaksanakan," ujar Dedi Sudarajat, Ketua KSPSI Banten di Cikokol, Kota Tangerang, Kamis 11 November 2021.

Dedi menyebut, permasalahan yang terjadi antara pekerja dengan perusahaan J&T hanyalah kesalahpahaman.

Menurutnya, sebanyak 128 pekerja J&T yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akhirnya disepakati untuk dipekerjakan kembali.

Para pekerja J&T semringah tuntutannya disepakati perusahaan J&T di Cikokol, Kota Tangerang.

 

"Itu nanti akan kita bicarakan karena perusahaan ada hal-hal yang dilakukan strategi bisnis tetapi dengan keberadaan serikat pekerja apapun yang dilakukan nanti akan komunikasi dengan kita, sehingga dengan visi misi perusahaan akan bersinergi dengan serikat pekerja. Yang perlu diketahui, keberadaan kita perusahaan itu maju, sukses sehingga pada akhirnya kesejahteraan karyawan bisa meningkat," jelasnya.

Selain itu, tuntutan upah pekerja yang dikeluhkan juga telah disepakati perusahaan. "Kita juga sudah sepakati nanti perusahaan akan membayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tentunya untuk Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangsel," jelasnya.

Adapun terkait banyaknya jumlah paket yang harus dikirim para kurir J&T, kata Dedi, juga akan dibahas dengan pihak perusahaan ke depan. Lalu, terkait kebijakan vendor juga akan dibahas.

Dedi yang juga Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) ini menambahkan, pihaknya meminta para buruh J&T untuk kembali bekerja dengan normal.

"Yang lain normal seperti biasa, tapi yang 128 pekerja diPHK kita sudah sepakati nanti hari Senin depan sudah bekerja. Karena besok itu yang 128 kena PHK akan kita kumpulkan bersama manajemen, dan serikat akan diskusi hal-hal lain," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:38

Kekerasan terhadap anak tengah marak terjadi di Provinsi Banten, termasuk kasus perundungan pelajar di wilayah Tangerang Selatan yang tengah menjadi sorotan belakangan ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill