Connect With Us

Pelanggan Keluhkan Kualitas Air Keruh, Ini Tanggapan Perumda Tirta Benteng 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 November 2021 | 20:06

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Sumarya (kiri) dan Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi (kanan). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Sumarya mengatakan, penyebab air keruh kemungkinan karena adanya aktivitas flushing atau pembersihan saluran pipa. 

Hal tersebut dikatakan Sumarya merespons salah satu pelanggan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang yang mengeluhkan kualitas air yang keruh. 

"Memang kalau ada air keruh sesaat itu ada terjadi kebocoran sehingga flushing atau dicuci pipanya. Mungkin aliran air (pembersihan saluran pipa) masuk ke pelanggan," ujarnya saat ditemui di Kantor Perumda Tirta Benteng, Senin 15 November 2021.

Sumarya menyebut, kondisi keruhnya air tersebut tidak berlangsung lama. "Tapi saya yakin itu tidak kontinyu, atau saat kebocoran saja. Atau memang ada kebocoran yang tidak terdeteksi jadi ada aliran dari luar masuk ke dalam perpipaan jadi keruh," ungkapnya.

Sumarya menambahkan, pihaknya juga rutin melakukan sampling pengecekan kondisi air pelayanan Perumda Tirta Benteng dengan menyebar petugas.

"Pelanggan silakan saja melakukan pelaporan, nanti petugas kita yang datang di sana. Kita kan ada titik-titik pencuci pipa dan memang ada dilakukan secara rutin supaya kualitas dan kuantitas air terjaga," katanya.

Pelaporan pelanggan Perumda Tirta Benteng terkait penanganan gangguan juga bisa disampaikan melalui hotline bagian Humas dan Pengaduan dengan kontak 081314940504.

"Kami juga rutin lakukan sampling bahwa petugas kami keliling untuk mengecek kualitas airnya, PH-nya," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill