Connect With Us

Ratusan Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2022 Segera Direkomendasikan ke Gubernur Banten

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 November 2021 | 15:55

| Dibaca : 4955

Ratusan buruh melakukan aksi menuntut kenaikan upah di 2022 sebesar 13,5 persen dari upah 2021 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis 18 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ratusan buruh melakukan aksi menuntut kenaikan upah di 2022 sebesar 13,5 persen dari upah 2021 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis 18 November 2021.

Massa yang datang langsung disambut oleh kawalan puluhan personel polisi. Dalam aksinya, mereka melalukan orasi di mobil komando, dan berjalan dengan kondusif.

Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3), Dedi Sudarajat mengatakan, aksi ini dilakukan serentak di delapan wilayah kota dan kabupaten di Banten. Tujuan mereka sama, menuntut kenaikan upah di 2022.

"Untuk rekomendasi UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten) di Banten sebesar 13,5 persen, itu sesuai dengan survei di pasar tradisional dengan mekanisme Undang-undang no 12/2003 (tentang ketenagakerjaan)," ujarnya.

Ketua KSPSI Banten ini mengatakan, kalau UMK 2022 bakal diterapkan pada 30 November mendatang. Dia berharap dari waktu yang masih ada ini, pemerintah setempat baik kota dan kabupaten, dapat merekomendasikan UMK sesuai keinginan buruh ke Pemerintah Provinsi Banten. 

"Jadi harapan kita dalam waktu seminggu di efektifkan oleh pemerintah tingkat dua untuk rekomendasi supaya tuntutan kita diterima," kata Dedi.

Apabila harapan tersebut tak diwujudkan maka, para buruh sepakat akan melakukan mogok kerja.

"AB3 sepakat bahwa bila 13,5 tidak di rekomendasikan oleh gubernur maka kita akan mogok daerah di Banten," tegas Dedi.

Kata dia, mogok kerja rencananya akan dilakukan sepekan setelah SK penetapan UMK turun apabila tak sesuai. 

"Jika SK di bawah 13,5 maka mogok daerah akan kita laksanakan secepatnya, paling lama semingguan setelah SK," jelas Dedi. 

Dedi mengatakan sebenarnya kedatangan para buruh ini ingin bertemu Walikota Tangerang, Arief Wismansyah untuk menyampaikan aspirasi. Namun, mereka tak kunjung dapat bertemu Arief.

"Mudah-mudahan wali kota menerima kita supaya bisa mendengarkan apa yang menjadi tuntutan kita, kita tunggu informasi dari dalam," pungkasnya.

BISNIS
Bumbu Ini Bikin Masak Kari Jepang Lebih Praktis

Bumbu Ini Bikin Masak Kari Jepang Lebih Praktis

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:31

TANGERANGNEWS.com-Masakan Jepang telah menjamur di Indonesia. Namun masyarakat lebih sering menyantapnya di restoran atau rumah makan, dibanding memasak sendiri. Pasalnya

MANCANEGARA
Perhatikan, Omicron Punya Gejala yang Hanya Muncul di Malam Hari

Perhatikan, Omicron Punya Gejala yang Hanya Muncul di Malam Hari

Senin, 3 Januari 2022 | 15:31

TANGERANGNEWS.com-Varian Covid-19 Omicron dapat menyebabkan pasien mengalami gejala yang hanya terjadi pada malam hari. Seorang dokter di Inggris mengklaim varian baru ini menyebabkan beberap

KOTA TANGERANG
KAMMI Tangerang Tuntut Pemerintah Berikan Vaksin Booster Halal

KAMMI Tangerang Tuntut Pemerintah Berikan Vaksin Booster Halal

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11

TANGERANGNEWS.com-Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tangerang menggelar demonstrasi menuntut pemerintah menyediakan vaksin booster halal di Kawasan Pendidikan, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat 28 Januari 2022

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman