Connect With Us

Angin Kencang di Tangerang Bukan akibat Siklon Tropis Paddy

Tim TangerangNews.com | Rabu, 24 November 2021 | 11:05

Ilustrasi angin kencang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut angin kencang yang dilaporkan terjadi di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan juga kawasan DKI Jakarta serta Bekasi pada Selasa 23 November 2021, bukan disebabkan oleh siklon tropis Paddy. 

"Posisi TC Paddy saat ini di Samudera Hindia sekitar 800 km (kilometer) selatan Jawa Tengah. Radius angin kencang yg dihasilkan tidak sampai ke Jawa," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fahry Rajab, Selasa 23 November 2021, seperti dilansir dari CNNIndonesia.

Serupa dengan Fahry, pengamat cuaca dari Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Deni Septiadi menyebut jarak antara keberadaan siklon tropis yang kini ada di Samudera Hindia terlalu jauh untuk berpengaruh pada kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek.

Deni mengatakan, siklon secara fisis bisa mempengaruhi konvektivitas atau pertumbuhan awan-awan konvektif di area dalam radius 1.000 kilometer.

Sedangkan jarak siklon dengan selatan Pulau Jawa saat ini sebesar 800 kilometer, ditambah jarak selatan dan utara Jawa sekitar 400 kilometer, sehingga total jarak kawasan Jabodetabek berada di luar radius siklon tersebut.

Deni menambahkan, kondisi angin kencang pada Selasa malam 23 November 2021, lebih cenderung akibat kondisi labilitas atmosfer. "Labilitas atmosfer benua maritim Indonesia kuat sekali. Suhu muka laut juga sangat hangat 29-30 C ini memudahkan pertumbuhan awan-awan konvektif," tutur dia.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill