Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin terperanjat saat menerima kejutan dari wartawan, Kamis 25 November 2021.
Kejutan berupa kue tart dan bucket bunga tersebut diberikan kepada Jamaludin dalam memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-76.
Kejutan diberikan saat Jamaludin berswafoto dengan sejumlah pegawai Dinas Pendidikan di Gedung Al-Amanah, Puspemkot Tangerang.
Jamaludin mengatakan, dirinya mengaku kaget diberikan kejutan dari wartawan yang kerap melakukan peliputan di Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
"Saya kaget, terkejut, ya. Soalnya baru ini nih diberikan kejutan dari wartawan. Biasanya saya yang ngasih kejutan," ujarnya.
Jamaludin pun menyampaikan terima kasih atas kejutan yang diberikan sekelompok wartawan ini.
"Saya juga mengucapkan terima kasih, semoga di Hari Guru ini kami semua bisa bersinergi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan," katanya.
Koordinator liputan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Mohamad Panji menuturkan, pihaknya sengaja memberikan kejutan untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional 2021.
"Ya, ini momentum Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI, tentunya kesempatan ini kami ingin memberikan apresiasi atas dedikasi para guru yang telah mendidik kami disaat di sekolah dulu," ucapnya.
Panji menambahkan, sebagai mitra, PGRI sejalan dalam menyuarakan perjuangan-perjuangan guru. Hingga akhirnya kesejahteraan guru di Kota Tangerang dapat ditingkatkan dan lebih diperhatikan.
"Tentu harapan kami agar guru lebih berani menyuarakan pendapatnya agar kesejahteraannya bukan hanya diperhatikan, tetapi juga ditingkatkan," tuturnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews