Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang gencar memperbaiki fasilitas publik pada akhir 2021 ini.
Adapun pembenahan fasilitas publik ini seperti trotoar, jalan looping, hingga turap di sejumlah titik Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pembenahan fasilitas dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
"Kalau sore hari di perempatan ini kerap terjadi kemacetan, jadi kami buatkan jalur lagi mudah-mudahan bisa meminimalisir kemacetan di sini," ungkap Arief saat meninjau pembangunan jalan sistem putaran atau looping yang berada di perempatan Jalan Galeong Kelurahan Margasari, Jumat 3 Desember 2021.
Menurut Arief, pengerjaan pembangunan tanggul di wilayah Kecamatan Periuk untuk mengantisipasi luapan air Ledug bila terjadi hujan ekstrem atau kiriman air.
"Masih dalam proses pengerjaan, mudah-mudahan bisa segera selesai dan bisa meminimalisir air meluap," jelasnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo juga menerangkan, pihaknya tengah melakukan pembangunan trotoar di beberapa wilayah dan pembangunan looping serta pembangunan tanggul.
Menurutnya, pengerjaan trotoar ada 10 titik menggunakan paving ekspose tiga dimensi yang dilengkapi Tactile Paving untuk penyandang Tuna Netra (Disabilitas) dengan total yang diperbaiki panjangnya 31.448,91 m², dan untuk looping ada dua di wilayah Gerendeng panjangnya 4.312,51 m² dan di Jalan Galeong dengan panjang 1.503,00 m².
Lalu, turap kali Ledug timur sepanjang 500 meter dan dari Jembatan Alamanda ke hulu sepanjang 85 meter. "Mudah-mudahan di tahun ini selesai," ucap Decky.
TODAY TAGTren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews