Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka memastikan terbebas dari narkoba, para pegawai di lingkungan Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dites urine, Senin 6 Desember 2021.
"Tes urine yang diikuti 125 orang pegawai tersebut dilakukan oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang dan difasilitasi oleh Kesbangpol," ujar Camat Cipondoh Rizal Ridolloh.
Setelah diambil sampel urine, diketahui seluruh hasil tes terhadap para pegawai Kecamatan Cipondoh ini negatif atau dinyatakan bersih dari narkoba.
"Alhamdullilah hasilnya negatif semua. Mudah-mudahan ini sebagai bentuk evaluasi terhadap pegawai, khususnya staf agar mereka tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," terangnya.
Menurutnya, meski ada tes urine bukan berarti ada indikasi bahwa ada pegawainya yang dicurigai menyalahgunakan obat- obatan terlarang atau narkoba.
"Kalau saya pribadi yakin ke teman-teman atau staf saya enggak ada yang terindikasi. Cuma karena karena ini program BNN, maka harus diadakan," terang Rizal.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang Irman Pujahendra menambahkan, tes urine yang diadakan sebetulnya adalah kegiatan rutin. Dalam hal ini Kesbangpol bersifat membantu BNN.
"Sudah beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) yang kita lakukan (tes urine) dan alhamdullilah hasilnya negatif semuanya,"jelas Irman.
Dia mengatakan, tes urine akan dilakukan ke seluruh elemen. Tapi untuk tahun ini akan difokuskan terlebih dahulu ke ASN, setelah itu barulah giliran elemen lain.
"Kenapa? Karena ini sekaligus menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang akan ada perda fasilitas tentang narkoba. Nah, nanti masyarakat akan kita edukasi tentang perda yang baru ini, satu langkahnya adalah Kesbangpol dan BNN menggelar tes urine kepada ASN," jelasnya.
Dia melanjutkan, bila di kemudian hari terbukti ada yang terbukti menyalahgunakan obat terlarang atau narkoba maka bakal diproses secara hukum yang berlaku.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menggencarkan operasi peredaran minuman keras (miras) dengan menyasar sejumlah warung jamu tradisional di wilayah Kecamatan Cipondoh dan Pinang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews