Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), aparat Kecamatan Batu Ceper bersama tiga pilar meningkatkan operasi pengawasan pada malam hari.
"Tramtib Kecamatan, jajaran Polsek, dan stakeholder lainnya sudah beberapa hari ini sepakat melakukan operasi malam. Menjaga, mengimbau hingga membubarkan mereka yang dianggap meresahkan atau melanggar prokes," ungkap Katrina Iswandari, Camat Batuceper, Selasa 7 Desember 2021.

Operasi malam hari akan berlangsung setiap hari, hingga waktu yang belum ditentukan. Khususnya di akhir pekan, mulai malam Sabtu hingga malam Senin. Malam di akhir pekan dinilai lebih tinggi mobilitas masyarakatnya, terutama golongan kaula muda.
"Mulai dari tempat makan pinggir jalan, cafe, restoran, hingga sudut kota yang berpotensi keramaian malam hari. Semua disisir petugas, ada jajaran kepolisian juga yang ikut untuk siap melakukan tindakan jika terlihat ada pelanggaran kriminal," tegasnya.

Dia mengimbau, bagi seluruh masyarakat khususnya warga Kecamatan Batuceper untuk bijaksana dalam beraktivitas di luar rumah, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru ini.
"Ikuti aturan-aturan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat maupun Kota Tangerang. Petugas bersiap di lapangan untuk menegur atau menindak mereka yang melanggar. Semua untuk kebaikan bersama, untuk menghindari potensi penularan virus Covid-19," tuturnya.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews