Connect With Us

10 Pejabat Lapas Kelas I Tangerang Dimutasi Imbas Kaburnya Napi

Tim TangerangNews.com | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:18

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengungkapkan ada 10 pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Banten yang dimutasi, selain Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Agus Toyib dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Banten yang juga Plh Kalapas Tangerang Nirhono Jatmokoadi.

Para pejabat yang dimutasi itu setelah kaburnya Adam Bin Musa, narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, beberapa hari lalu. 

Sekretaris Jenderal KemenkumhamAndap Budhi Revianto mengatakan, di jajaran lapas seluruhnya ada 10 yang dimutasi.  “Dalam rangka evaluasi, di dalam rangka juga kita pendalaman dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah," kata Andap di Jakarta, Rabu 15 Desember 2021, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Andap menekankan bahwa pihaknya melakukan langkah-langkah tersebut sebagai komitmen dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun, ia tidak menyebut secara detail siapa saja nama 10 orang jajaran lapas yang terkena mutasi itu. 

Untuk rotasi dan pengangkatan jabatan di lingkungan lapas itu termuat dalam Kepmenkumham Sek.45.KP.03.03 Tahun 2021 yang diteken Andap atas nama Menkumham Yasonna H Laoly pada 14 Desember 2021.

Adapun jumlah pejabat yang diangkat atau rotasi sebanyak 10 orang, terdiri dari atas dua personel eselon 3B, tujuh personel eselon 4b, dan satu personel eselon 5.

Andap menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan tim inspektorat untuk menyelidiki lebih lanjut masalah  kaburnya napi di Lapas Kelas I Tangerang. Pihak Kemenkumham juga menyerahkan kepada Polri untuk membantu memburu napi tersebut. 

"Inspektorat yang saat ini turun mendalami ya keterkaitan apakah ada persekongkolan jahat. (Pencariannya) ranahnya teman-teman dari Polri dalam hal ini ditangani Polda Riau," tutur Andap.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TEKNO
OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:05

OLX memperkenalkan OLA (OLX Virtual Assistant), teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu konsumen menemukan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill