Connect With Us

Viral Preman Palak Pedagang Keliling di Alam Sutera Tangerang, Polisi Turun Tangan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Desember 2021 | 15:49

Kedua preman saat meminta uang jatah ke para pedagang yang mangkal di kawasan Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian melakukan penyelidikan terkait viralnya video aksi pemalakan yang dilakukan oleh sejumlah preman kepada para pedagang yang mangkal di kawasan Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang.

Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengatakan, pihaknya segera melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.

"Pasti dilakukan penyelidikan sudah saya perintahkan Kanit Serse melakukan cek TKP," ujarnya, Kamis 15 Desember 2021.

Dalam video yang viral terlihat pemalak menggunakan sepeda motor. Mereka berjumlah dua orang yang berboncengan dalam satu motor.

Dalam video berdurasi sembilan detik tersebut juga, kedua pemalak itu menggunakan sepeda motor matik hitam.

Sementara itu, seorang pedagang di lokasi berinisial FQ membenarkan kalau semalam baru saja dimintai uang tersebut. Menurutnya nominal uang yang diminta tidak tentu.

FQ sendiri mengaku tidak merasa keberatan karena dirinya menumpang berjualan di wilayah kampung orang.

"Semalem sudah, tidak nentu mintainnya. Kadang malam Jumat kadang hari lainnya. Tidak keberatan sih, Rp5 ribu doang tau diri lah namanya numpang di kampung orang. Sama akamsi (anak kampung sini) yang mintain," katanya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill