Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota AKP Oki Subekti dicopot dari jabatannya karena kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.
"Kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh seorang kapolsek di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, yaitu Kapolsek Sepatan atas nama AKP OBW, yang bersangkutan pada hari ini sudah dilakukan pencopotan jabatan dimutasi ke PMJ dalam rangka pemeriksaan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers, Rabu 29 Desember 2021.
Setelah AKP Oki Subekti dicopot, kini Polda Metro Jaya telah menunjuk penggantinya untuk mengisi jabatan Kapolsek Sepatan. Dia adalah AKP Suyatno.
"Kemudian sudah ditunjuk pejabat baru oleh Kapolda yaitu AKP Suyatno sebagai Kapolsek Sepatan yang baru," katanya.
Zulpan menyebut, AKP Oki Subekti dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.
"Kemudian yang berangkutan hari ini sudah dilakukan penahanan di PMJ yang ditangani oleh Bid Propam PMJ," tuturnya.
Zulpan menambahkan, tidak ada toleransi terhadap anggota Polri yang menggunakan narkoba.
"Tindakan tegas ini bukan hanya berhenti ditindakan disiplin dan kode etik, namun juga akan dilanjutkan kepada proses yang lebih lanjut, mana kala ada keterkaitan lebih dalam lagi, maka akan juga dikenakan pidana umum," pungkasnya.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews