Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) disejumlah sekolah. Kali ini, vaksinasi dilakukan bersama Puskesmas Karawaci Baru di Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH) YKDW Karawaci, Selasa 11 Januari 2022.
Namun dari target 50 ABK, 21 di antaranya gagal vaksinasi, karena memiliki riwayat kejang dan gangguan kesehatan lainnya.
Mereka diseleksi setelah melalui proses skrining dengan wawancara yang lebih mendalam, terutama terkait sederet riwayat penyakit.
“Biasanya skrining berlangsung dua hingga tiga menit. Kalau untuk ABK saya melakukan skrining hingga lima menit bahkan lebih. Wawancara yang mendalam ke mereka orangtuanya atau pendampingnya. Memastikan riwayat kesehatannya yang aman atau tidak untuk menerima vaksinasi ini,” ungkap Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Karawaci Baru, dr Yuningsih.
Selanjutnya, bagi ABK yang tidak lolos vaksin, orangtuanya akan direkomendasikan untuk konsultasi lebih dulu ke dokter spesialisnya. Hal ini untuk lebih mengetahui terkait layak atau tidak anaknya divaksinasi.
“Kami juga memberikan arahan, jika sudah konsultasi dan dibolehkan divaksin. Maka, kami menganjurkan vaksinasi dilakukan di Puskesmas terdekat, sehingga proses penanganan atau pantauan lanjutan dapat dilakukan dengan mudah," ujarnya.

Vaksinasi ABK tak hanya digelar di Sekolah Khusus, sehingga orangtua dapat mengantarkan anak-anaknya untuk mengikuti vaksinasi di puskesmas-puskesmas terdekatnya.
“Tidak perlu takut, dokter profesional stand by untuk menerima dan mendampingi masyarakat. Lalu memberikan penjelasan sedetail mungkin, untuk orangtua dan ABK itu sendiri aman dan nyaman dalam proses vaksinasi,” imbaunya.
Terpantau di lokasi saat proses suntik vaksinasi, para guru dan orangtua sorak sorai untuk mengalihkan ABK dari alat suntik vaksin.
“Saya sudah menunggu-nunggu kapan anak-anak kami bisa divaksinasi. Karena saya yakini, dalam kondisi pandemi saat ini vaksinasi sangat dibutuhkan. Terlepas dari itu, kita harus ikut anjuran pemerintah demi kebaikan bersama,” kata Lilis Suryaningsih, salah seorang wali murid.
Sebagai informasi, selama 28 hari vaksinasi anak 6-11 tahun, capaiannya sudah diangka 127.730 anak atau 68,7 persen pada dosis satu.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGDinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.
Sebuah truk tronton bermuatan ratusan paket ekspedisi terbakar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari.
Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews