Connect With Us

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Tangerang Gagal Divaksin Covid-19

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Januari 2022 | 14:51

Anak berkebutuhan khusus di Kota Tangerang mulai divaksin Covid-19. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) disejumlah sekolah. Kali ini, vaksinasi dilakukan bersama Puskesmas Karawaci Baru di Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH) YKDW Karawaci, Selasa 11 Januari 2022.

Namun dari target 50 ABK, 21 di antaranya gagal vaksinasi, karena memiliki riwayat kejang dan gangguan kesehatan lainnya.

Mereka diseleksi setelah melalui proses skrining dengan wawancara yang lebih mendalam, terutama terkait sederet riwayat penyakit.

“Biasanya skrining berlangsung dua hingga tiga menit. Kalau untuk ABK saya melakukan skrining hingga lima menit bahkan lebih. Wawancara yang mendalam ke mereka orangtuanya atau pendampingnya. Memastikan riwayat kesehatannya yang aman atau tidak untuk menerima vaksinasi ini,” ungkap Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Karawaci Baru, dr Yuningsih.

Selanjutnya, bagi ABK yang tidak lolos vaksin, orangtuanya akan direkomendasikan untuk konsultasi lebih dulu ke dokter spesialisnya. Hal ini untuk lebih mengetahui terkait layak atau tidak anaknya divaksinasi. 

“Kami juga memberikan arahan, jika sudah konsultasi dan dibolehkan divaksin. Maka, kami menganjurkan vaksinasi dilakukan di Puskesmas terdekat, sehingga proses penanganan atau pantauan lanjutan dapat dilakukan dengan mudah," ujarnya.

Vaksinasi ABK tak hanya digelar di Sekolah Khusus, sehingga orangtua dapat mengantarkan anak-anaknya untuk mengikuti vaksinasi di puskesmas-puskesmas terdekatnya.

“Tidak perlu takut, dokter profesional stand by untuk menerima dan mendampingi masyarakat. Lalu memberikan penjelasan sedetail mungkin, untuk orangtua dan ABK itu sendiri aman dan nyaman dalam proses vaksinasi,” imbaunya. 

Terpantau di lokasi saat proses suntik vaksinasi, para guru dan orangtua sorak sorai untuk mengalihkan ABK dari alat suntik vaksin. 

“Saya sudah menunggu-nunggu kapan anak-anak kami bisa divaksinasi. Karena saya yakini, dalam kondisi pandemi saat ini vaksinasi sangat dibutuhkan. Terlepas dari itu, kita harus ikut anjuran pemerintah demi kebaikan bersama,” kata Lilis Suryaningsih, salah seorang wali murid. 

Sebagai informasi, selama 28 hari vaksinasi anak 6-11 tahun, capaiannya sudah diangka 127.730 anak atau 68,7 persen pada dosis satu.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KAB. TANGERANG
Peras Kades Rp25 Juta untuk Tutup Kasus, Oknum LSM Terjaring OTT Kejari Kabupaten Tangerang

Peras Kades Rp25 Juta untuk Tutup Kasus, Oknum LSM Terjaring OTT Kejari Kabupaten Tangerang

Selasa, 7 Juli 2026 | 21:25

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang meringkus seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial WJ dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill